UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Manajemen kemitraan sekolah dengan dunia usaha dan industri dalam meningkatkan keterserapan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Malang (studi multi situs di SMK Negeri 6 Malang dan SMK Negeri 12 Malang) / Kasihadi Susanto

Susanto, Kasihadi - Nama Orang;

Abstrak
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan bagian dari pendidikan kejuruan tingkat menengah yang bertujuan untuk mempersipakan siswa dapat bekerja pada bidang tertentu dengan seperangkat pengetahuan sikap dan keterampilan yang dimiliki. Namun fakta menunjukkan masih ditemukan lulusan SMK belum memperoleh pekerjaan sesuai dengan kehliannya. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 tingkat pengangguran masih didominasi oleh lulusan SMK. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pembangunan pendidikan nasional masih menghadapi kesenjagan antara lulusan SMK dengan kebutuhan dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Selain daripada itu program pendirian SMK lebih mengarah pada kuantitas daripada kualitas kompetensi siswa meskipun dalam penyelenggaraan pendidikan sudah berkolaborasi secara simbiosis dengan kebutuhan dunia kerja. Merespon kondisi tersebut SMK dipandang perlu untuk melakukan langkah strategis dalam upaya menghasilkan lulusan terampil siap kerja. Untuk mewujudkan lulusan yang terampil siap kerja tidak bisa hanya dilakukan oleh lembaga sekolah akan tetapi harus melibatkan keterlibatan masyarakat. Menurut Maisyaroh (2003) yang dimaksud keterlibatan masyarakat dalam dunia pendidikan termasuk di dalamnya industri. Salah satu bentuk keterlibatan dunia industri dengan lembaga SMK adalah dengan menjalin kerja sama. Sebagaimana pendapat Syari dkk. (2018) bahwa kerja sama yang baik dibangun atas dasar saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Hubungan yang baik antara SMK dengan dunia usaha maupun industri akan menciptakan jalinan kemitraan yang saling menguntungkan. Kemitraan merupakan bentuk kerja sama yang melibatkan antara dua orang atau lebih atau lembaga yang saling mengikat saling menguntungkan dalam mencapai tujuan bersama. Sebagai langkah awal kemitraan antara sekolah dengan dunia usaha dan industri diperlukan manajemen untuk mengatur sumber daya dari kedua belah pihak agar tujuan kemitraan dapat tercapai secara efektif dan efisien. Manajemen kemitraan merupakan serangkian proses manajemen untuk mengatur hubungan kerja sama yang terdiri dari perencanaan pelaksanaan dan evaluasi. Dengan manajemen kemitraan yang baik diharapakan dapat berimplikasi pada tingkat keterserapan lulusan SMK di dunia usaha dan industri terus meningkat dalan setiap tahunnya tanpa mengabaikan hambatan yang timbul serta melakukan upaya dalam menghadapinya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskrpsikan manajemen kemitraan sekolah dengan dunia usaha dan industri ditinjau dari proses (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) evaluasi serta (4) hambatan dan upaya dalam meningkatkan keterserapan lulusan. Penelitian ini menggunkan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi situs. Penelitian ini dilakukan secara sistematis dan mendalam pengumpulan data melalui observasi partisipasi wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data (data colection) reduksi data (data reduction) penyajian data (data display) serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing and verification). Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 6 Malang dan SMK Negeri 12 Malang. Berdasarkan temuan data dilapangan peneliti mendeskripsikan sesuai dengan fokus penelitian yang berkaitan dengan manajemen kemitraaan sekolah mencakup proses perencanaan pelaksanaan dan evaluasi serta hambatan dan upaya sekolah dalam meningkatkan keterserapan lulusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kemitraan sekolah dengan dunia usaha dan industri pertama ditinjau dari perencanaan mencakup (1) merumuskan program kerja humas (2) berkomunikasi dengan dunia usaha dan/atau industri (3) menyusun program kemitraan dengan membuat MoU (4) mengatur jadwal pelaksanan program kemitraan. Kedua pelaksanaan meliputi (1) pelaksanaan praktik kerja lapangan (2) pelaksanaan rekrutmen siswa dan/atau lulusan baik melalui program ikatan kerja maupun melalui program rekrutmen yang dikelola Bursa Kerja Khusus. Ketiga evaluasi dilakukan berdasarkan (1) keberhasilan pelaksanaan program kerja sama (2) respon terhadap informasi suatu permasalahan atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kerja sama (3) saran dan masukan dari industri berkaitan dengan peningkatan kualitas kerja sama (4) hasil survei kepuasan dunia usaha dan industri terhadap sekolah dan lulusan (5) hasil studi penelusuran lulusan sebagai informasi relevansi antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja. Keempat hambatan dalam meningkatkan keterserapan lulusan mencakup (1) keterbatasan dunia usaha dan industri yang relevan dengan kompetensi keahlian siswa dan lulusan (2) kelemahan pada basic mentality siswa dan lulusan (3) karakter (hardskill dan softskill) dan (4) tidak memenuhi syarat kesehatan pada saat rekrutmen. Upaya yang dilakukan yaitu (1) mengembangkan program kemitraan dengan membuat MoU (2) memaksimalkan program praktik kerja lapangan dan program rekrutmen siswa maupun lulusan dengan dunia usaha dan industri (3) bimbingan karir siswa (4) komitmen orang tua dari siswa yang mengikuti magang industri. Kesimpulan dalam penelitian ini mencakup empat poin sesuai dengan fokus penelitian yaitu perencanaa pelaksanaan evaluasi kemitraan antara sekolah dengan dunia usaha dan industri serta hambatan dan upaya dalam meningkatkan keterserapan lulusan. Manajemen kemitraan dilakukan oleh kedua sekolah dengan baik saling memberikan timbal balik manfaat baik dari pihak sekolah maupun mitra serta memperhatikan hambatan dan upaya dalam meningkatkan keterserapan lulusan. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa saran yang ditujukan kepada (1) Waka humas agar mengembangkan kemitraan sesuai perkembangan industri (2) Bursa Kerja Khusus terus mengoptimalkan program rekrutmen (3) Dunia industri sebaiknya lebih terbuka terkait informasi perkembangan dunia kerja dan memberikan kesempatan lebih besar kepada lulusan SMK dalam merekrut tenaga kerja (4) Orang tua siswa mendukung program magang kerja.


Informasi Detail
DDC
Rt 371.2 SUS m
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen Pendidikan, 2024.
Deskripsi Fisik
xviii, 195 lembar. : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00573/RT/24
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2024
Subjek
1. MANAJEMEN DAN ORGANISASI SEKOLAH
2. SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN - DUNIA KERJA
3. SCHOOL MANAGEMENT AND ORGANIZATION

Pembimbing
1. Dr. Maisyaroh, M.pd; 2. Dr. Sunarni, S.pd, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik