Skripsi
Gerakan sosial perpustakaan jalanan melalui sabtu membaca dalam membangun kebiasaan membaca masyarakat di Kota MALANG / Muhammad Arif Kurniawan
Abstrak
Konsistensi perpustakaan jalanan penting untuk memenuhi kebutuhan literasi di Kota Malang untuk mengatasi rendahnya minat baca. Penelitian ini akan mengeksplorasi kemunculan perpustakaan jalanan Sabtu Membaca sebagai gerakan sosial dalam membangun minat baca dan dampaknya dalam meningkatkan kebiasaan membaca di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Taman Slamet Kota Malang. Teknik purposive sampling digunakan untuk pemilihan subjek dengan data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Analisis data melibatkan reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Perpustakaan jalanan Sabtu Membaca didirikan oleh Cak Pendek pada 2017 menyediakan ruang baca sederhana untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Berdasarkan teori gerakan sosial Sabtu Membaca adalah komunitas kolektif yang berupaya mengatasi masalah rendahnya minat baca. Sabtu Membaca merupakan contoh nyata dari sebuah gerakan sosial yang tumbuh dari keresahan masyarakat terhadap rendahnya minat baca. Komunitas ini berhasil menciptakan ruang yang inklusif dan nyaman tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi. Kata kunci Perpustakaan Jalanan Komunitas Gerakan Sosial Membaca