Skripsi
Pemanfaatan limbah abu sekam padi dan limbah abu serbuk kayu sebagai filler pada campuran aspal ac-wc ditinjau terhadap parameter marshall dan indeks kekuatan sisa (iks) / Rizky Febrian Perdana
Abstrak
Filler atau bahan pengisi merupakan suatu material yang dimanfaatkan dalam pembuatan campuran perkerasan jalan dengan dimensi lebih kecil dari 0 075 mm atau lolos saringan no. 200 yang dapat berupa abu batu kapur dolomit cement portland. Oleh karena itu dengan keterbatasan sumber daya alam tersebut perlu diberlakukan program untuk mengurangi penggunaan sumber daya alam dan memaksimalkan potensi yang dihasilkan dari limbah tak termanfaatkan. Jenis limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai filler pada aspal AC-WC adalah limbah abu sekam padi yang diperoleh dari Desa Gunungsari Kabupaten Malang dan limbah abu serbuk kayu yang diperoleh dari Pabrik Batu Bata H. Sulaiman Kabupaten Malang. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai kandungan kimia yang terdapat pada limbah abu sekam padi dan abu serbuk kayu dalam campuran perkerasan aspal AC-WC dengan ditinjau melalui parameter Marshall dan Indeks Kekuatan Sisa (IKS). Hasil pemanfaatan filler abu sekam padi pada campuran aspal AC-WC dapat memberikan kenaikan pada nilai stabilitas hingga akhirnya mengalami penurunan pada kadar 100% selain itu dapat memberikan kenaikan pada nilai kelelehan VIM dan VMA. Namun memberikan penurunan pada nilai VFA dan menghasilkan IKS sebesar 90 6% dan dapat memenuhi persyaratan Bina Marga 2018 Revisi 2. Pada filler abu serbuk kayu pada dapat memberikan kenaikan pada nilai stabilitas dan kelelehan hingga puncak pada kadar 100% namun dapat memberikan penurunan pada nilai VIM dan VMA. Namun memberikan peningkatan pada nilai VFA dan menghasilkan IKS sebesar 87 2% yang tidak dapat memenuhi pedoman Bina Marga 2018 Revisi 2.