Skripsi
Analisis beban kerja pada divisi inventori dengan metode national aeronautics and space administration task load index (nasa-tlx) dan rating scale mental effort (rsme) / Ahmad Fauzie Abdurrasyid
Abstrak
Pekerja harus berusaha sekuat tenaga untuk mencapai hasil terbaik tetapi terlalu banyak pekerjaan dapat berdampak buruk pada hasil kerja mereka dan kesehatan mental mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stres psikologis yang dialami oleh karyawan PT Kerka Distribusi Indonesia yang bertanggung jawab atas ribuan barang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tekanan mental yang dialami oleh karyawan. Selain itu penelitian ini memberikan saran untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas karyawan di tempat kerja. Penelitian ini menggunakan dua metode utama untuk mengukur beban kerja mental NASA-TLX dan Rating Scale Mental Effort (RSME). Metode NASA-TLX yang dikembangkan oleh Sandra G. Hart dan Lowell E. Staveland mengukur beban kerja melalui enam faktor tuntutan mental (MD) tuntutan fisik (PD) tuntutan waktu (TD) kinerja (OP) usaha dan tingkat kinerja. frustrasi (FR). Sebaliknya skala RSME berfokus pada upaya mental dan membahas variabel-variabel seperti beban kerja kesulitan kerja kinerja upaya mental kecemasan dan kelelahan. Kedua metode ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai beban kerja mental karyawan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja mental pada divisi inventori PT. Kerka Distribusi Indonesia tergolong tinggi. Menurut NASA-TLX nilai rata-rata Weighted Workload (WWL) adalah 72 dan rata-rata nilai RSME adalah 128. Temuan ini menunjukkan bahwa karyawan mengalami tekanan mental yang signifikan yang dapat berdampak pada kinerja dan kesejahteraan mereka. Oleh karena itu disarankan agar perusahaan melakukan optimalisasi lingkungan fisik dan operasional memperbaiki kebijakan manajemen dan mempertimbangkan penambahan tenaga kerja untuk mengurangi beban kerja mental. Selain itu bagi peneliti lain disarankan untuk memperluas sampel dan mempertimbangkan metode pengukuran tambahan untuk meningkatkan validitas dan generalisasi hasil penelitian.