Skripsi
Analisis kinerja campuran ac-wc menggunakan pirofilit dan portland cement sebagai filler ditinjau terhadap parameter marshall dan indeks kekuatan sisa / SILVIA DAMAYANTI ORUN
Abstrak
Pertumbuhan volume kendaraan yang tidak terkendali dan curah hujan yang tinggi dapat berimbas pada kerusakan jalan. AC-WC merupakan lapisan paling atas dari struktur perkerasan sehingga rentan akan kerusakan. Peningkatan durabilitas AC-WC perlu dilakukan dengan cara memodifikasi bahan penyusunnya seperti bahan pengisi (filler) agar memiliki ketahanan terhadap faktor-faktor penyebab kerusakan jalan. Pirofilit adalah batuan metamorf dengan kekuatan mekanis yang baik dan tersebar di Indonesia sebanyak 104.762.000 MT. Oleh karena itu perlu dilakukan eksplorasi pemanfaatan material pirofilit sebagai filler dalam campuran AC-WC. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan karakteristik bahan penyusun pada campuran AC-WC menggunakan pirofilit dan portland cement sebagai filler (2) menganalisis kinerja campuran AC-WC menggunakan pirofilit dan portland cement sebagai filler ditinjau terhadap parameter Marshall (3) menganalisis kinerja campuran AC-WC menggunakan pirofilit dan portland cement sebagai filler ditinjau terhadap indeks kekuatan sisa (IKS). Rancangan penelitian diawali dengan memilih dan memeriksa bahan-bahan penyusun AC-WC yaitu agregat filler dan aspal. Selanjutnya membuat benda uji yang diuji dengan metode Marshall untuk mencari nilai kadar aspal optimum (KAO) dengan variasi kadar aspal 5% 5 5% 6% 6 5% dan 7%. Filler yang digunakan untuk mencari nilai KAO adalah 100% portland cement (PC). Nilai KAO yang didapat digunakan untuk membuat benda uji yang diuji dengan metode Marshall untuk mencari nilai kadar filler optimum (KFO) dengan variasi kadar pirofilit banding PC yaitu 0 100 25 75 50 50 75 25 dan 100 0. Nilai KFO yang didapat digunakan untuk membuat benda uji yang diuji dengan metode Marshall untuk menentukan indeks kekuatan sisa (IKS) dengan perendaman pada suhu 60 C selama 30 menit dan 24 jam. Hasil penelitian ini yaitu (1) karakteristik bahan penyusun campuran AC-WC menggunakan pirofilit dan PC berupa agregat kasar agregat halus filler dan aspal memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (2) kinerja campuran AC-WC menggunakan pirofilit dan PC sebagai filler yaitu seiring dengan penambahan filler pirofilit dan pengurangan filler PC nilai stabilitas dan VIM mengalami penurunan nilai VMA mengalami penurunan lalu meningkat kembali sedangkan nilai flow dan VFA mengalami peningkatan serta KFO yang diperoleh yaitu 33 02% pirofilit dan 66 98% PC. (3) kinerja campuran AC-WC menggunakan pirofilit dan portland cement sebagai filler yaitu campuran mengalami penurunan nilai stabilitas dari perendaman 30 menit ke perendaman 24 jam dengan nilai IKS adalah 93 01% yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018.