Skripsi
Pola perilaku pencarian informasi reporter majalah swara pendidikan / Ayu Anggraeni
Abstrak
Semua orang yang memiliki kebutuhan informasi akan memenuhinya dengan pencarian informasi seperti reporter majalah Swara Pendidikan yang berperan sebagai penyampai informasi tentang berbagai aspek dalam dunia akademik dan kebijakan di lingkungan kampus. Reporter majalah menyajikan informasi kategori depth news yakni berita mendalam yang dihasilkan dengan mendalami suatu hal. Maka tinggi rendahnya kualitas informasi bergantung pada informasi yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola perilaku pencarian informasi reporter majalah Swara Pendidikan menggunakan teori pencarian informasi milik Meho dan Tibo dimana terdiri dari sepuluh tahapan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian berupa kalimat hasil wawancara mendalam bersama sumber data penelitian yang terdiri dari tiga orang. Kemudian data dianalisis menggunakan metode analisis data yakni reduksi data pengkodean penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan reporter majalah Swara Pendidikan memiliki sepuluh pola perilaku pencarian informasi yang sama diawali starting untuk menentukan tema atau topik informasi yang akan dicari melalui website kemendikbud. Kemudian chaining untuk menelusuri lebih lanjut sumber informasi yang sesuai dengan tema ke berbagai literatur di internet. Dilanjutkan browsing dengan memanfaakan google sebagai media pencarian informasinya. Setelah itu monitoring untuk memantau keterbaruan informasi yang diperoleh dengan memadankan sumber informasi yang didapatkan dengan tema yang ada di website kemendikbud. Kemudian pada accessing jarang menemui kendala karena didukung jaringan yang stabil. Setelah itu masuk tahap differentiating untuk untuk menilai keseluruhan isi dan kualitas informasi dengan cara membaca. Apabila informasi sudah relevan dengan kebutuhan akan di ambil poin pentingnya pada tahap extracting. Hasil temuan informasi selanjutnya akan dibaca ulang hasil temuan informasinya pada tahap verifying. Setelah itu dilakukan tahap information managing dengan memanfaatkan media digital seperti google drive dan microsoft word. Tahap pencarian informasi di akhiri dengan tahap networking yang dimaknai sebagai tahap untuk menjaga hubungan baik berbagi cerita atau pengalaman saat bekerja dan melaporkan hasil kerja. Maka dari itu temuan pola perilaku pencarian informasi tersebut rupanya sedikit berbeda dengan teori yang dikemukakan oleh Meho dan Tibo. Perbedaan yang ditemukan hanya pada satu tahapan yakni tahap networking dilakukan setelah tahap information managing. Sebagai penyampai informasi di tengah lingkungan kampus maka diharapkan reporter majalah Swara Pendidikan dapat menyajikan informasi yang kredibel dan komprehensif sehingga pembaca akan mendapatkan pengetahuan wawasan dan hal bermanfaat lainnya. Selain itu agar hal tersebut dapat terwujud dengan baik maka sebaiknya reporter majalah Swara Pendidikan mempunyai dan meningkatkan keterampilan di bidang literasi digital. Hal tersebut bertujuan untuk menunjang aktivitas pencarian informasi yang dilakukan karena sebagian besar terjadi dengan memanfaatkan sumber informasi digital.