Skripsi
Analisis kinerja campuran split mastic asphalt (SMA) menggunakan serat sisal / Romyda Meryati Elisa Simanjuntak
Abstrak
Peningkatan yang berbanding lurus antara jumlah penduduk dengan jumlah kendaraan dapat berdampak pada kerusakan jalan. Split Mastic Asphalt (SMA) sebagai salah satu campuran yang dirancang sebagai lapis permukaan terdiri dari bahan penyusun berupa agregat (kasar dan halus) aspal bahan pengisi serta serat selulosa. Penggunaan serat selulosa dalam campuran SMA berfungsi sebagai penstabil aspal dan dapat memberikan kualitas campuran yang mampu menahan retakan bleeding dan keausan akibat beban berlebih dan roda kendaraan. Serat sisal merupakan serat yang dapat dijadikan sebagai serat selulosa dalam campuran SMA karena memiliki kandungan selulosa yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) menganalisis karakteristik bahan penyusun campuran SMA menggunakan serat sisal (2) menganalisis kinerja campuran SMA menggunakan serat sisal melalui pengujian Marshall dan indeks kekuatan sisa (3) memperoleh nilai kadar serat optimum penggunaan serat sisal pada campuran SMA menggunakan pengujian Marshall dan (4) menganalisis kinerja campuran SMA menggunakan serat sisal melalui pengujian Cantabro Loss dan Draindown. Penelitian dimulai dengan melakukan pengujian bahan campuran SMA. Kemudian membuat benda uji untuk menentukan KAO melalui uji Marshall berdasarkan kadar aspal 5% 5 5% 6% 6 5% dan 7%. Setelah diketahui nilai KAO berikutnya membuat benda uji untuk menentukan KSO melalui uji Marshall berdasarkan kadar serat 0% 0 1% 0 2% 0 3% 0 4% dan 0 5% terhadap berat total campuran. Pencampuran serat sisal dalam penelitian ini menggunakan metode kering dengan ukuran panjang serat yang digunakan ialah 3 6 mm. Setelah nilai KAO dan KSO didapatkan kemudian membuat benda uji untuk pengujian IKS Cantabro Loss dan Draindown berdasarkan nilai KAO dan KSO. Hasil penelitian ini yaitu (1) bahan penyusun campuran SMA menggunakan serat sisal yang terdiri dari agregat filler dan aspal memenuhi kriteria Spesifikasi Umum Bina Marga (2018) (2) kinerja campuran SMA menggunakan serat sisal melalui pengujian Marshall menghasilkan peningkatan stabilitas flow mengalami peningkatan dan penurunan VIM dan VMA mengalami penurunan VFA mengalami peningkatan dan MQ mengalami peningkatan dan penurunan serta kinerja campuran SMA menggunakan serat sisal melalui pengujian indeks kekuatan sisa memperoleh hasil sebesar 98 14% (3) kadar serat optimum diperoleh sebesar 0 25% dan (4) kinerja campuran SMA menggunakan serat sisal melalui pengujian Cantabro Loss menghasilkan peningkatan ketahanan campuran aspal dan kinerja campuran SMA menggunakan serat sisal melalui pengujian Draindown menghasilkan peningkatan pengikatan aspal.