Disertasi
Model prokrastinasi akademik mahasiswa ditinjau dari pengaruh teman sebaya dan efikasi diri melalui regulasi diri dalam belajar / Ariga Bahrodin
Abstrak
Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda-nunda dalam mengerjakan tugas akademik tanpa tujuan yang jelas dan memiliki dampak pada kinerja akademik yang buruk serta dalam menyelesaikan tugas-tugas akademiknya hingga batas masa tenggat yang diberikan. Berbagai temuan terkait perilaku menunda pada mahasiswa telah ditemukan para mahasiswa yang berperilaku menunda menganggap perilaku ini sebagai habit dikarenakan hal tersebut telah menjadi kebiasaan dan individu mengalami kesulitan dalam mengendalikannya sehingga membuat individu tidak berdaya lagi dalam melawan perilaku tersebut. Pada penelitian ini teori kognitif sosial digunakan sebagai dasar teori yang menjelaskan perilaku prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Peneliti menentukan pengaruh teman sebaya sebagai aspek environment efikasi diri dan regulasi diri dalam belajar sebagai aspek personal dan prokrastinasi akademik menjadi aspek perilaku. Pada penelitian ini bertujuan untuk menguji model teoritis prediktor dari prokrastinasi akademik pada mahasiswa ditinjau dari pengaruh teman sebaya dan efikasi diri melalui regulasi diri dalam belajar sebagai mediator. Model teoritis yang diajukan mengenai prediktor-prediktor yang memiliki pengaruh terhadap prokrastinasi akademik dapat sesuai dengan data empirik dilapangan. Penelitian ini memiliki rumusan masalah (1) Apakah ada pengaruh teman sebaya efikasi diri terhadap prokrastinasi akademik melalui regulasi diri dalam belajar (2) Apakah ada pengaruh teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik (3) Apakah ada pengaruh regulasi diri dalam belajar terhadap prokrastinasi akademik (4) Apakah ada pengaruh efikasi diri terhadap prokrastinasi akademik (5) Apakah ada pengaruh teman sebaya terhadap regulasi diri dalam belajar (6) Apakah ada pengaruh antara efikasi terhadap regulasi diri dalam belajar (7) Apakah ada pengaruh teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik melalui regulasi diri dalam belajar (8) Apakah ada pengaruh efikasi diri terhadap prokrastinasi akademik melalui regulasi diri dalam belajar . Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Instrument penelitian menggunakan skala yang telah diadaptasi ke bahasa Indonesia yaitu Skala Academic Procrastination Scale Skala Academic Self-regulated Learning Questionnaire Skala Positive Peer Influence Inventory dan Skala General Self Efficacy. Sampel penelitian yang digunakan adalah mahasiswa kampus swasta berbasis pesantren di Jombang sejumlah 425 mahasiswa santri. Uji validitas konstruk menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian yaitu (1) Hasil dari uji hipotesis ditemukan bahwa ada pengaruh teman sebaya dan efikasi diri terhadap prokrastinasi akademik melalui regulasi diri dalam belajar secara signifikan yang berarti bahwa mahasiswa yang memiliki pengaruh positif dari teman sebayanya serta memiliki efikasi diri yang baik dan didukung oleh kemampuan regulasi diri dalam belajar yang efektif maka akan berdampak terhadap penurunan kecenderungan untuk melakukan prokrastinasi akademik (2) ada pengaruh teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik secara negatif dan signifikan sehingga dapat dijelaskan apabila pengaruh teman sebaya secara positif pada tingkat yang tinggi maka dapat menurunkan intensitas dalam berperilaku prokrastinasi akademik. Sebaliknya apabila pengaruh teman sebaya secara negatif dan rendah maka memiliki kecenderungan untuk berperilaku prokrastinasi akademik (3) ada pengaruh efikasi diri terhadap prokrastinasi akademik secara negatif dan signifikan apabila seorang mahasiswa memiliki efikasi diri yang tinggi artinya meyakini akan kemampuan yang dimiliki maka dapat mengatasi segala kesulitan dalam situasi dan kondisi proses belajar sehingga dapat menyebabkan rendahnya kecenderungan untuk berperilaku prokrastinasi akademik (4) ada pengaruh regulasi diri dalam belajar terhadap prokrastinasi akademik secara negatif dan signifikan artinya seorang mahasiswa yang memiliki stategi belajar yang baik kemudian mampu mengevaluasi strategi belajar dengan hasil yang diperoleh maka kecenderungan untuk melakukan prokrastinasi akademik akan semakin rendah (5) ada pengaruh teman sebaya terhadap regulasi diri dalam belajar secara positif dan signifikan bahwa semakin tinggi pengaruh teman sebaya secara positif maka dapat meningkatkan regulasi diri dalam belajar (6) ada pengaruh efikasi diri terhadap regulasi diri dalam belajar secara positif dan signifikan artinya apabila seorang individu memiliki penilaian kemampuan dirinya dengan baik sehingga yakin dengan kemampuan yang dimiliki dapat menavigasi proses belajarnya dengan baik dan dalam hal ini memiliki regulasi diri dalam belajar yang semakin tinggi (7) ada pengaruh teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik melalui regulasi diri dalam belajar secara signifikan. Hal ini dapat dijelaskan bahwa pengaruh teman sebaya yang positif dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan regulasi diri dalam belajar yang baik sehingga dapat mencegah seorang individu untuk melakukan prokrastinasi akademik (8) ada pengaruh efikasi diri terhadap prokrastinasi akademik melalui regulasi diri dalam belajar secara signifikan artinya seorang individu yang memiliki keyakinan terhadap kemampuannya maka dapat melakukan regulasi diri dalam belajar yang baik sehingga kecenderungan untuk berperilaku prokrastinasi semakain rendah.