Skripsi
Pengembangan media pagerman (peta gerilya Jenderal Soedirman 1948-1949) berbasis google earth untuk pembelajaran sejarah kelas XI di SMA Negeri 1 Karangan Trenggalek / Andiva Wahyu Firman Maulana Kuswanda
Abstrak
Teknologi menjadi hal yang penting pada setiap bidang dalam kehidupan manusia salah satunya adalah bidang pendidikan. Jika membahas tentang pendidikan maka teknologi sering dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dalam suatu mata pelajaran salah satunya adalah pembelajaran sejarah. Pada tahap observasi di SMA Negeri 1 Karangan ditemukan adanya potensi dan juga masalah dalam pembelajaran sejarah. Potensi yang ditemukan pada observasi seperti 1) Diperbolehkan membawa ponsel 2) Laboratoium yang bebas diakses siswa dan 3) Koneksi internet yang mumpuni untuk belajar. Selain potenis SMA Negeri 1 Karangan juga memiliki masalah seperti 1) Masih dominannya penyampaian materi dengan ceramah 2) Keterbatasan dana dan 3) Kurangnya penjelasan tentang materi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan suatu media pembelajaran sejarah yang mengangkat tema tentang perjuangan salah satu tokoh nasional Indonesia yaitu Jenderal Soedirman dalam menghadapi Agresi Militer Belanda II tahun 1948-1949 melalui taktik gerilya. Mengetahui dan mempelajari materi tersebut akan membantu siswa dalam menambah wawasan dan pengetahuan siswa serta dapat meneladani perjuangan dari para tokoh bangsa yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Media pembelajaran tersebut nantinya akan bernama Pagerman yang merupakan singkatan dari Gerilya Jenderal Soedirman. Metode yang dipakai dalam pengembangan media pembelajaran pagerman adalah metode penelitian oleh Sugiyono dengan jumlah 10 langkah. 10 langkah tersebut seperti 1) Potensi dan masalah 2) Pengumpulan data 3) Desain produk 4) Validasi desain 5) Revisi desain 6) Uji coba produk 7) Revisi produk 8) Uji coba pemakaian 9) Revisi produk dan 10) Produksi massal. Produk ini melewati beberapa kali revisi untuk mendapatkan produk media pembelajaran yang berguna dalam penyampaian materi yang tersedia dan dapat digunakan oleh semua pihak. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini pada tahap uji coba produk dengan kelompok kecil dan kelompok besar mendapatkan persentase kelayakan sebesar 86 13% dan 84 81% sehingga dapat disimpulkan jika media pembelajaran pagerman ldquo Sangat Layak rdquo digunakan sebagai media pembelajaran sejarah di sekolah. Dari kedua uji coba tersebut masih diperlukannya revisi agar media pembelajaran yang dikembangkan mampu untuk di produksi secara massal.