Skripsi
Analisis organoleptik, kimia, dan fisik es krim dengan penambahan slurry jerami nangka (artocarpus heterophyllus) / Lidya Herlina
Abstrak
Jerami nangka adalah bagian bunga nangka yang tidak terbuahi dan sering dianggap limbah. Jerami yang telah matang memiliki tekstur tebal besar dan rasa manis sedangkan yang belum matang lebih kecil dan kurang manis sehingga jarang dikonsumsi. Biasanya jerami nangka dibuang atau digunakan sebagai pakan ternak karena kurangnya kesadaran akan potensi nutrisinya. Penelitian ini memanfaatkan jerami nangka yang dijadikan slurry jerami nangka sebagai bahan tambahan dalam pembuatan es krim yang berfungsi sebagai pemanis perasa dan aroma alami. Es krim adalah hidangan beku semi padat yang populer di seluruh dunia terbuat dari lemak susu gula krim dan air serta tambahan pemanis emulsifier stabilizer dan perasa. Kebanyakan es krim mengandung gula meskipun ada yang menggunakan pemanis lain. Beberapa es krim mengandung perasa buatan dan pewarna sintetis. Penelitian ini bertujuan menciptakan es krim dengan pemanis perasa dan aroma alami serta kandungan gizi yang baik. Metode analisis kimia dan fisik yang digunakan meliputi By Different untuk karbohidrat Kjeldahl untuk protein Babcock untuk lemak Oven untuk kadar air Furnace untuk kadar abu Acid Alkali Digestion untuk serta kasar dan Melting Point Measurement untuk kecepatan leleh. hasil penelitian menunjukkan rerata kandungan karbohidrat sebesar 20 078% protein 4 291% lemak 11 081% kadar air 63 552% kadar abu 20 078% serat kasar 0 000% dan kecepatan leleh sekitar 35 441 menit.