Skripsi
Kesalahan fonologis dalam keterampilan membaca teks arab oleh siswa kelas VII SMP Islam Sabilurrosyad Malang / Etik Jauharotul Jinani
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pembelajar bahasa Arab yang mengalami kesalahan fonologis sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan pengucapan fonem segmental dan kesalahan pengucapan fonem suprasegmental dalam membaca teks bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang digunakan adalah data kualitatif berupa pengucapan yang diucapkan oleh siswa yang sedang belajar bahasa Arab. Sumber datanya adalah siswa kelas VII SMP Islam Sabilurrosyad Malang yang berjumlah 26 siswa. Data diperoleh melalui teknik menyimak dan mencatat. Proses pengumpulan data dilakukan dengan intervensi berupa tes keterampilan membaca dari buku teks bahasa Arab kelas VII Madrasah Tsanawiyah terbitan Kementerian Agama tahun 2020 cetakan pertama. Setelah data terkumpul penulis melakukan analisis data dengan menggunakan model analisis interaktif teknik Miles amp Huberman yang meliputi reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 111 kesalahan fonologis dari 26 siswa yang terbagi dalam dua aspek yaitu kesalahan pengucapan fonem segmental dan kesalahan pengucapan fonem suprasegmental. Berdasarkan kesalahan pengucapan fonem segmental oleh peserta didik dapat diklasifikasikan menjadi enam bentuk 1) Kesalahan penggantian konsonan (37%) 2) Kesalahan penghilangan konsonan (19%) dan 3) Kesalahan penambahan konsonan (2%) 4) Kesalahan penggantian vokal (25%) 5) Kesalahan penghilangan vokal (2%) dan 6) Kesalahan penambahan vokal (1%). Berdasarkan kesalahan pengucapan fonem suprasegmental oleh peserta didik dapat diklasifikasikan menjadi dua bentuk penyimpangan intonasi (11%) dan penjedaan/waqaf (3%). Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesalahan fonologis oleh peserta didik tersebut meliputi 1) pendidik lebih memfokuskan pada materi dari yang paling dasar yaitu konsonan dan vokal beserta sifat-sifatnya dan penulisannya ketika terpisah atau disambung. Setelah itu peserta didik dapat diberikan materi tentang intonasi dan jeda 2) pendidik mengajarkan pengucapan fonem dari jenjang pendidikan yang paling dasar 3) pendidik dapat memberikan contoh pengucapan fonem bahasa Arab yang baik dan benar dan 4) pendidik melakukan perbaikan dan menunjukkan kesalahan agar kesalahan tidak terulang.