Skripsi
Analisis cycle time pada layanan terminal kargo outgoing menggunakan metode time study untuk pencapaian service level agreement (studi kasus PT. Angkasa Pura logistics kantor Cabang Balikpapan) / Alfin Rizqi Nugraha
Abstrak
Pencapaian Service Level Agreement (SLA) dalam perusahaan khususnya perusahaan jasa harus terukur dan tercapai. Pencapaian SLA dalam penelitian ini adalah pencapaian SLA dari segi waktu penyelesaian suatu pekerjaan. Objek penelitian ini adalah SLA di terminal kargo PT. Angkasa Pura Logistics SLA di terminal kargo ini bertanggung jawab memproses unit to unit atau menyelesaikan segala berkas yang diperlukan untuk bisa di muat ke pesawat. Ekspedisi Muatan Pesawat Udara (EMPU) menginginkan unit/kargo yang di proses di terminal kargo memiliki batas maksimal waktu penyelesaian setelah dilakukan estimasi waktu penyelesaian pekerjaan dari lima stasiun kerja. Terminal kargo dan EMPU sepakat untuk membuat SLA yakni 60 menit yang artinya terminal kargo harus menyelesaikan segala berkas yang diperlukan lt 60 menit sampai unit/kargo siap naik kepesawat. Waktu penyelesaian pekerjaan yang di sepakati masih estimasi dan belum dihitung secara empiris. Waktu penyelesaian pekerjaan bisa dihitung menggunakan metode Time Study untuk perhitungannya peneliti menggunakan 60 data pengamatan untuk setiap work station dan Work Sampling untuk pengambilan datanya. Waktu penyelesaian pekerjaan disebut waktu baku/waktu standar yang dimana hasil waktunya dihitung menggunakan metode Time Study dengan memperhitungkan faktor Perfomance Rating dan faktor Allowance. Dalam penelitian ini waktu baku yang di ambil memiliki dua kategori yakni rdquo Hari Normal rdquo dan rdquo Hari Event rdquo kedua hasil waktu baku dibandingkan menggunakan Uji T-Independent untuk menguji apakah hasil dari dua kategori hari termasuk data homogen dan memiliki perbedaan. Dari hasil perhitungan waktu baku hari normal peneliti memperoleh waktu baku dari kelima stasiun kerja yakni Avsec 1 63 menit Acceptance 9 45 menit Cashier 3 36 menit Checker 4 25 menit Transporter 8 05 menit dengan total 26 74 menit sedangkan waktu baku untuk hari Event yakni 25 41 menit. Dikarenakan kelima stasiun kerja memiliki Idle Time 2 35 menit. Maka untuk menjadi SLA waktu baku ditambah Idle Time supaya seluruh waktu penyelesaian mencakup seluruh proses yang terjadi di terminal kargo maka hasil waktu baku dari kedua kategori yakni 29 09 menit dan 27 76 menit. Hasil dari waktu baku kemudian dibandingkan dan memperoleh nilai F hitung 1 34 F Tabel 6 38 F Hitung 0 082 T Tabel 2 30. Dari hasil tersebut data dinyatakan homogen dan tidak terdapat perbedaan.