Skripsi
Pengaruh latihan core muscle (variasi squat dan variasi plank) terhadap kekuatan otot tungkai pemain akademi Arema fc u-16 / Riza Fatkhur Roziq
Abstrak
Sepak bola menuntut untuk pemain dapat menguasi teknik dasar bermain sepak bola salah satunya adalah kekuatan otot tungkai. Pemain sepak bola dapat meningkatkan kekuatan otot tungkai dengan latihan core muscle dengan bentuk latihan variasi squat dan variasi plank. Kekuatan otot tungkai dalam sepak bola memiliki manfaat pada saat berlari mengejar bola mencari ruang menggiring bola serta pada saat menyerang maupun ketika bertahan. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain ldquo two group pretest posttest desain rdquo populasi penelitian ini adalah 30 pemain Akademi Arema FC U-16 dan sampel 30 pemain dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan kelompok di bagi menjadi dua kelompok perlakuan squat dan perlakuan plank. Pembagian kelompok menggunakan teknik Matching. Penelitian ini dilaksanakan di 3 tempat yang berbeda yaitu lapangan sepak bola Surojoyo Sempalwadak Kabupaten Malang Lapangan Rampal Kota Malang dan lapangan sepak bola ITN 2 Malang dan dilakukan selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi 3 kali seminggu. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan alat berupa leg dynamometer dengan nilai validitas sebesar 0 745 dan memiliki reliabilitas sebesar 0 960. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pretest dan posttest. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Normalitas (Shapiro wilk) gt 0 05 berarti normal dan uji homogenitas (levene statstic) gt 0 05 berarti homogen dengan uji hipotesis menggunakan uji paired sampel t test lt 0 05 berarti terdapat pengaruh dan uji Independent sampel t test lt 0 05 berarti terdapat perbedaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua kelompok berdistribusi normal pada kelompok eksperimen 1 (squat) nilai signifikansi 0 683 pada pretest dan 0 554 pada posttest sedangkan pada kelompok eksperimen 2 (plank) nilai signifikansi 0 953 pada pretest dan 0 709 pada posttest. Uji homogenitas kedua kelompok eksperimen memiliki nilai signifikansi sebesar 0 326. Uji hipotesis paired sampel t test untuk kelompok eksperimen 1 (squat) dan kelompok eksperimen 2 (plank) memiliki nilai signifikansi yang sama yaitu sebesar 0 001 yang berarti terdapat pengaruh dari kedua perlakuan squat dan plank. Sedangkan uji independemt t test kedua kelompok memiliki perbedaan yang signifikan dengan diketahui nilai signifikansi 0 005 dengan diketahui kelompok eksperimen 1 (squat) memiliki pengaruh lebih signifikan dengan selisih nilai kelompok eksperimen 1 (squat) lebih tinggi dari pada kelompok eksperimen 2 (plank). Berdasarkan hasil uji paired sampel t test diketahui bahwa kelompok eksperimen 1 (squat) dan kelompok eksperimen 2 (plank) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kekuatan otot tungkai pemain Akademi Arema FC U-16. Sedangkan uji Independent sampel t test diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen 1 (squat) dan kelompok eksperimen 2 (plank) dengan hasil kelompok eksperimen 1 (squat) memiliki pengaruh yang lebih signifikan dibandingkan kelompok eksperimen 2 (plank).