Disertasi
Pengaruh project-based learning melalui collaborative teaching terhadap TPACK , Self-Efficacy, dan kemampuan calon guru IPA dalam mengembangkan Game Based Learning (GBL) / Dina Chamidah
Abstrak
Pandemi COVID-19 telah secara mendalam mengubah lanskap pendidikan memaksa adaptasi pembelajaran jarak jauh dan tuntutan Industri 4.0 yang mengharuskan lulusan untuk adaptif dan mahir dalam teknologi. Kualitas pendidikan di Indonesia masih tertinggal sehingga sangat penting untuk memberdayakan calon guru dengan keterampilan abad ke-21 seperti Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) efikasi diri dan kemampuan mengembangkan Game-Based Learning (GBL). Kebutuhan ini muncul dari rendahnya tingkat TPACK efikasi diri dan keterampilan pengembangan GBL yang diamati di kalangan calon guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh model Project-Based Learning Collaborative Teaching (PjBL-CT) terhadap TPACK efikasi diri dan kemampuan untuk menciptakan GBL pada calon guru IPA di Universitas Negeri Malang. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan desain kuasi-eksperimental menggunakan model One Group Pre-Test Post-Test. Partisipan adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA di FMIPA Universitas Negeri Malang semester genap tahun akademik 2021/2022 yang memprogram mata kuliah Pengembangan Model Pembelajaran IPA. Data dikumpulkan melalui kuesioner observasi dan penilaian yang dilakukan oleh ahli media ahli materi dan teman sejawat. Instrumen yang digunakan termasuk instrumen perlakuan yang divalidasi yaitu Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Selain itu instrumen pengukuran terdiri dari kuesioner penilaian diri untuk mengevaluasi TPACK efikasi diri dan pengetahuan tentang GBL di kalangan calon guru IPA. Instrumen untuk menilai media Game Based Learning yang dihasilkan oleh mahasiswa calon guru yaitu lembar penilaian oleh ahli media ahli materi dan teman sejawat digunakan untuk mengevaluasi produk media. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam TPACK efikasi diri dan kemampuan menciptakan GBL pada calon guru IPA setelah penerapan model PjBL-CT. Temuan ini memberikan bukti bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis proyek dikombinasikan dengan pengajaran kolaboratif dapat meningkatkan perkembangan keterampilan abad ke-21 pada calon guru. Kolaborasi antara dosen dan guru dari berbagai bidang menawarkan siswa perspektif yang beragam dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam studi dan sebagai persiapan untuk karir mengajar di masa depan. Pembelajaran kolaboratif dalam pembelajaran berbasis proyek memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi dengan berbagai pemangku kepentingan memperkaya pengalaman pendidikan calon guru IPA. Penelitian ini memperkenalkan strategi unik yang mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran kolaboratif. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran PjBL-CT yang menggabungkan pembelajaran berbasis game dengan pembelajaran berbasis proyek pada calon guru IPA untuk meningkatkan TPACK efikasi diri dan keterampilan dalam mengembangkan pembelajaran berbasis game. Penelitian berkontribusi pada munculnya model pembelajaran baru yang dapat diimplementasikan di perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan abad ke-21. Model pembelajaran yang dikembangkan meningkatkan kompetensi teknologi dan pedagogis serta menumbuhkan kreatifitas dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis game diantaranya Earth Rotation and Revolution Marathon Puzzle Domino Card dan media berbasis game lainnya sehingga meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model PjBL-CT berpengaruh pada TPACK self efficacy dan kemampuan mengembangkan GBL. Model ini berfungsi sebagai panduan bagi institusi pendidikan untuk mengembangkan kurikulum yang dapat beradaptasi dengan perubahan zaman. Model ini juga memberikan rekomendasi kepada universitas untuk menerapkan model pembelajaran PjBL-CT yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan mahasiswa calon guru IPA menghadapi lingkungan kerja yang kompleks dan berbasis teknologi.