Skripsi
Good corporate governance: refleksi untuk mengukur financial distress perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi / Letya Ananda Putri
Abstrak
Financial distress menjadi model prediksi yang dapat mengindikasikan perusahaan mengalami kebangkrutan. Namun perusahaan dengan keadaan financial distress belum tentu benar-benar mengalami kebangkrutan. Untuk itu diperlukan metode yang sesuai untuk merespon dan mengatasi keadaan financial distress perusahaan. Keadaan financial distress dapat ditekan dengan penerapan good corporate governance yang baik. Good corporate governance menjadi seperangkat mekanisme yang mengatur hubungan manajemen dan stakeholder dengan tidak memperhatikan faktor diluar hubungan mereka. Untuk itu ukuran perusahaan dapat menjadi faktor lain yang dapat diperhatikan bagi perusahaan. Ukuran dewan komisaris kepemilikan manajerial serta kompetensi komite audit dihubungkan dengan perspektif teori persinyalan guna menelaah pengaruhnya terhadap financial distress perusahaan yang dimoderasikan oleh ukuran perusahaan. Pendekatan kuantitatif dengan data primer dan sekunder dilakukan pada 33 perusahaan manufaktur yang tercatat di BEI tahun 2019-2022. Data diolah menggunakan metode MRA pada aplikasi Eviews 10. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasannya ukuran dewan komisaris kepemilikan manajerial serta kompetensi komite audit tidak dapat mempengaruhi financial distress perusahaan. Namun ukuran perusahaan secara parsial dapat mempengaruhi financial distress perusahaan. Penelitian ini memberikan bukti adanya efek moderasi ukuran perusahaan terhadap hubungan antara ukuran dewan komisaris dan kompetensi komite audit dengan financial distress perusahaan. Sedangkan hasil penelitian tidak dapat memberikan bukti terdapat dampak moderasi ukuran perusahaan terhadap hubungan antara kepemilikan manajerial dengan financial distress perusahaan.