Skripsi
Pengembangan media pembelajaran HARA (handout augmented reality berbasis android studio) materi arca peninggalan Kerajaan Singhasari untuk peserta didik kelas X TKR 4 SMK Negeri 11 Malang / Sulistiyowati
Abstrak
Pembelajaran Sejarah adalah pembelajaran yang menanamkan semangat kebangsaan cinta tanah air bangsa dan negara. Di SMK Negeri 11 Malang ditemukan permasalahan bahwa kegiatan pembelajaran belum memaksimalkan penggunaan media pembelajaran karena guru menyampaikan materi hanya menggunakan sumber belajar berupa buku teks dan rangkuman materi yang dibagikan kepada peserta didik. Dalam menyampaikan materi guru tidak menggunakan media pembelajaran sebagai alat bantu. Selain itu pada kegiatan pembelajaran berlangsung siswa lebih sering menggunakan smartphone saat pembelajaran berlangsung maka dari itu perlu dikembangkan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan smartphone sebagai sarana. HARA ini memuat materi tentang arca peninggalan Kerajaan Singhasari. Materi ini dapat menambah wawasan siswa terhadap arca peninggalan Kerajaan Singhasari. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk media pembelajaran HARA (Handout Augmented Reality berbasis Android Studio) dalam materi arca peninggalan Kerajaan Singhasari untuk kelas X TKR 4 SMK Negeri 11 Malang. Dalam Penelitian ini juga menguji keefektifan media pembelajaran sehingga dapat menunjang materi pembelajaran di dalam kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah metode penelitian dan pengembangan model ADDIE dalam model ini terdapat lima tahapan yaitu analyze (menganalisis) design (merencanakan) develop (mengembangkan) implement (melaksanakan) dan evaluate (mengevaluasi). Instrumen penggumpulan data yang digunakan yakni pedoman observasi pedoman wawancara serta angket validasi dan keefektifan. Media pembelajaran HARA merupakan media pembelajaran berupa handout dan aplikasi yang memuat materi arca peninggalan Kerajaan Singhasari dalam bentuk tiga dimensi yang terdapat di Museum Volkenkunde Leiden Belanda. Hasil penelitian ini memperoleh skor validasi materi 76 6% (valid) dan skor validasi media 98 1% (sangat valid). Kedua hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran HARA dinyatakan valid dan dapat diujicobakan disekolah. Hasil skor uji coba kelompok kecil diperoleh persentase keefektifan media sebesar 78 8% (efektif) sedangkan uji coba kelompok besar memperoleh hasil keefektifan 87 1% (sangat efektif). dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran HARA layak digunakan dalam pembelajaran sejarah.