Disertasi
Pengembangan model pembelajaran ekonomi bermuatan nilai - nilai anti korupsi berbantuan media pembelajaran berbasis web di SMA / Suharyanti
Abstrak
Mahalnya biaya pendidikan di Indonesia menyebabkan masyarakat dari kelompok ekonomi menengah ke bawah sulit untuk mengakses pendidikan tinggi hal ini berakibat pada banyaknya anak yang langsung bekerja setelah lulus dari sekolah menengah atas. Hal ini bertentangan dengan teori human capital investment yang menyatakan bahwa pendidikan merupakan instrumen investasi yang efektif untuk mencapai kesejahteraan ekonomi. Yayasan Sasmita Jaya hadir untuk menjadi solusi atas permasalahan tersebut yaitu dengan mendirikan perguruan tinggi yang berkualitas dengan biaya terjangkau. Salah satu yang menjadi unggulan yaitu program kelas karyawan. Program ini diharapakan dapat memberikan lebih banyak kesempatan bagi pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan formal ke jenjang pendidikan tinggi. Namun status sebagai karyawan seringkali menjadi kendala utama dalam penyelesaian studi mereka sehingga banyak mahasiswa yang gagal dalam investasi pendidikan. Untuk itu perlu ditelusuri secara mendalam faktor apa saja yang menyebabkan mahasiswa mengambil keputusan untuk melanjutkan studi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji model investasi pendidikan dengan melibatkan 4 variabel endogen yaitu sosialisasi keuangan keluarga penggunaan jejaring sosial literasi keuangan dan internal locus of control serta 1 variabel eksogen yaitu keputusan investasi pendidikan. Adapun variabel literasi keuangan dan internal locus of control dalam penelitian ini juga berperan sebagai variabel mediasi. Dari 5 variabel tersebut maka dirumuskan 12 hipotesis penelitian yang meliputi 9 hipotesis pengaruh langsung dan 4 hipotesis pengaruh tidak langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatif survei. Penelitian dilakukan di Universitas Pamulang dan Universitas Sutomo. Populasi penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa aktif yang sedang menempuh pendidikan Strata 1 pada program kelas karyawan sebanyak 15.904 mahasiswa dan diambil sampel 375 responden. Jenis data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software Smart PLS versi 3. Hasil penelitian ini yaitu (1) sosialisasi keuangan keluarga berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi pendidikan (2) penggunaan jejaring sosial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan investasi pendidikan (3) sosialisasi keuangan keluarga berpengaruh signifikan terhadap literasi keuangan (4) sosialisasi keuangan keluarga berpengaruh signifikan terhadap internal locus of control (5) penggunaan jejaring sosial berpengaruh signifikan terhadap literasi keuangan (6) penggunaan jejaring sosial berpengaruh signifikan terhadap internal locus of control (7) literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi pendidikan (8) internal locus of control berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi pendidikan (9) literasi keuangan tidak signifikan memediasi pengaruh tidak langsung sosialisasi keuangan keluarga terhadap keputusan investasi pendidikan (10) internal locus of control signifikan memediasi pengaruh tidak langsung sosialisasi keuangan keluarga terhadap keputusan investasi pendidikan (11) literasi keuangan signifikan memediasi pengaruh tidak langsung penggunaan jejaring sosial terhadap keputusan investasi pendidikan (12) internal locus of control signifikan memediasi pengaruh tidak langsung penggunaan jejaring sosial terhadap keputusan investasi pendidikan. Saran diberikan kepada mahasiswa agar dapat memanfaatkan jejaring sosial dengan lebih bijak untuk memperoleh informasi yang memadai dalam membuat keputusan investasi pendidikan dan untuk orang tua hendaknya meningkatkan pengetahuan literasi keuangan mereka agar memberikan pendidikan keuangan kepada anak dengan lebih memadai.