Skripsi
Pengembangan media intagli (infografis-katalog-wordwall quiz) berbasis google sites pada materi jejak prasejarah di kubah Sangiran untuk siswa kelas X DKV 3 di SMK Negeri 5 Malang / Nafisah Ilmi Zahroh
Abstrak
Faktor yang melatarbelakangi rendahnya minat siswa terhadap mata pelajaran sejarah masih abstrak bagi peserta didik. Pada materi prasejarah di Kubah Sangiran kekurangan sumber belajar karena buku paket Kurikulum Merdeka untuk kelas X belum dirilis oleh pemerintah sehingga peserta didik kesulitan memperdalam materi. Kemudian peserta didik juga meminimalkan literasi dalam membaca karena tugas yang mereka kerjakan hanya mengingat sebagian kecil saja dari materi yang dimuat dalam website yang dibaca. Selain itu guru sering menerapkan metode ceramah dan media pembelajaran hanya menggunakan PowerPoint dan video Youtube . Potensi sarana dan prasarana antara lain smartphone internet dan ketersediaan komputer di sekolah masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu dipilih materi kelas X DKV 3 dan materi Jejak Prasejarah di Kubah Sangiran sebagai subjek penelitian dan pengembangan ini. Adapun solusi yang ditawarkan peneliti adalah mengembangkan media pembelajaran Intagli yang berisi kuis dan gambar-gambar menarik sehingga membuat pembelajaran menyenangkan. Media tersebut berbasis situs google berupa infografis katalog dan kuis wordwall . Penelitian ini ditujukan untuk menghasilkan produk yang kemudian diuji validitas dan efektitivitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE ( Analyze Design Develop Implement dan Evaluate). Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman observasi pedoman wawancara dan angket validasi materi angket validasi media dan angket uji coba produk. Intagli merupakan akronim dari Infografis Katalog Wordwall Quiz yang didesain untuk memudahkan pembelajaran sejarah. Produk dari media pembelajaran Intagli merupakan sebuah website yang dapat diakses dengan mudah menggunakan smartphone dan laptop melalui link dan QR Code yang disebarkan oleh peneliti dengan menggunakan jaringan internet tanpa mengunduh aplikasi terlebih dahulu. Terdapat beberapa menu yang ada pada media Intagli seperti petunjuk penggunaan capaian pembelajaran materi dan kuis . Hasil persentase ahli materi 96 0 % (sangat valid) ahli media 87 6 % (sangat valid) uji coba kelompok kecil 82 2 % (sangat efektif) kelompok besar 86 9 % (sangat efektif) sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Intagli dalam pembelajaran di sekolah sangat valid dan sangat efektif.