Skripsi
Pelaksanaan blended learning pada pembelajaran seni tari Kelas vii di SMP Negeri 1 Malang / Elfira Rachman Setyawati
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pendidikan di era pandemi yang terbatas. Keterbatasan yang terjadi di SMP Negeri 1 Malang salah satunya dalam hal komunikasi. Susahnya komunikasi secara langsung secara bersamaan menjadikan sulitnya pemahaman materi yang diajarkan oleh guru kepada peserta didik. Seiring meredanya pandemi yang terjadi SMP Negeri 1 Malang yang sebelumnya pembelajaran hanya dilakukan secara daring saja kemudian terjadi perubahan dengan pembelajaran tatap muka secara terbatas dengan. Pembelajaran secara terbatas ini dibuat dengan membatasi siswa yang hadir di sekolah sehingga pembelajaran dilakukan dengan 50% peserta didik berada di sekolah dan 50% lainnya mengikuti di rumah. Kegiatan ini dilakukan selama beberapa pekan secara bergantian. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan Blended Learning pada pembelajaran seni tari kelas VII di SMP Negeri 1 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah guru seni budaya sub bidang seni tari di SMPN 1 Malang serta beberapa peserta didik kelas VII E sebagai kelas seni. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan Blended Learning secara langsung di kelas dengan 50% peserta didik yang hadir dan secara daring dengan 50% peserta didik menggunakan Google Meet serta Google Classroom di waktu yang bersamaan dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran setiap pertemuan dalam satu minggu sedangkan 1 jam pelajaran yaitu selama 20 menit. Peserta didik dan guru tetap mengikuti pembelajaran terbatas dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat yaitu menggunakan masker menjaga jarak dan mencuci tangan.