Tesis
Pengaruh problem based learning terintegrasi learning ownership (pbl-lo) pada pembelajaran IPA terhadap pembentukan kepemilikan pembelajaran, peningkatan keterampilan komunikasi, keterampilan kolaborasi dan hasil belajar kognitif siswa Kelas VII SMP Negeri 20 Malang / Yuli Ernawati
Abstrak
RINGKASANErnawati Yuli. 2024. Pengaruh Problem Based Learning Terintegrasi LearningOwnership (PBL-LO) pada Pembelajaran IPA terhadap PembentukanKepemilikan Pembelajaran Peningkatan Keterampilan Komunikasi Keterampilan Kolaborasi dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas VII SMPNegeri 20 Malang. Tesis Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan IlmuPengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof.Dra. Herawati Susilo M.Sc. Ph.D (II) Dr. Balqis S.Pd M. SiKata kunci problem based learning-learning ownership (PBL-LO) kepemilikanpembelajaran keterampilan komunikasi keterampilan kolaborasi hasilbelajar kognitif.Kecakapan hidup abad ke-21 sangat dibutuhkan pada dunia pendidikan.Pendidikan di Indonesia dikembangkan melalui kebijakan kurikulum. KurikulumIndonesia bersifat dinamis dari waktu ke waktu. Hal ini ditunjukkan melaluikurikulum yang beberapa kali berubah sesuai dengan perkembangan zaman.Beberapa kurikulum yang pernah diterapkan di Indonesia adalah Kurikulum 2004(Kurikulum Berbasis Kompetensi) Kurikulum 2006 (Kurikulum Tingkat SatuanPendidikan) Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka (Insani 2019 Amanda etal. 2023). Kurikulum Merdeka memiliki perspektif yaitu memberikankeleluasaan siswa dalam mengembangkan dirinya untuk memiliki keterampilanyang akan dipersiapkan untuk kehidupannya yang sesuai tantangan zaman.Keterampilan ini telah dilatihkan pada siswa sejak pelaksanaan Kurikulum 2013hingga berkembang dan dilanjutkan lebih terperinci pada kurikulum yang sedangdilaksanakan sekarang ini (Fabiana 2019 Syekh et al. 2023). Perubahankurikulum tersebut dilakukan dalam rangka mempersiapkan siswa agar memilikiketerampilan hidup abad ke-21 (Dewi 2019 Yeni 2022 Valtonen et al. 2021).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Problem BasedLearning (Trull agrave s et al. 2022) Terintegrasi Learning Ownership (Suzuki 2022)untuk membentuk kepemilikan pembelajaran meningkatkan keterampilankomunikasi meningkatkan keterampilan kolaborasi dan meningkatkan hasilbelajar kognitif siswa.Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan metodekuantitatif dengan quasi eksperimen dengan desain penelitian pretest posttestcontrol group design (Creswell 2020 Sugiyono 2013 Jaya 2020). Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian dan inventori. Subjekpenelitian terdiri atas 29 siswa kelas 7I sebagai kelas eksperimen dan 30 siswakelas 7G sebagai kelas kontrol di SMP Negeri 20 Malang semester ganjil tahunajaran 2023/2024. Instrumen hasil belajar kognitif berupa soal pretest danposttest berupa pilihan ganda dengan kriteria yang memenuhi syarat uji validitas uji reliabilitas uji tingkat kesukaran uji daya beda instrumen. KeterlaksanaanPBL-LO kepemilikan pembelajaran keterampilan komunikasi dan keterampilankolaborasi pengumpulan datanya menggunakan inventori dengan uji validitas.Analisis data penelitian menggunakan uji Manova dan Uji Ancova (Sinambela 2021 Emzir 2019 Djaali 2020) dengan menggunakan nilai signifikasi 0 05maka nilai signifikansi pada level kepercayaan 95 %.Hasil penelitian uji Manova mendapatkan hasil bahwa dengan uji Manovamenggunakan nilai Hotelling rsquo s Trace mengasilkan nilai Sig. 3.9291E-10 yanglebih kecil dari lt 0 05. H0 ditolak H1 diterima. Hal ini dapat dimaknai bahwavariabel independen secara bersama berpengaruh terhadap variabel dependendengan penjelasan bahwa ada perbedaan hasil pada pembentukan kepemilikanpembelajaran peningkatan keterampilan komunikasi keterampilan kolaborasi danhasil belajar kognitif pada siswa yang belajar dengan model PBL-LO dan PBL.Hasil penelitian dengan menggunakan analisis uji Ancova mendapatkanhasil bahwa rerata terkoreksi menunjukkan 90 44 pada kelas eksperimen dan87 75 pada kelas kontrol dan terjadi persentase peningkatan hasil belajar kognitifpada kelas eksperimen sebesar 20 48 % yang lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu15 86 %. Dan dari kelompok penelitian memiliki data nilai sig 0 045. Hal inidapat bermakna bahwa ada perbedaan hasil belajar kognitif pada kelompokeksperimen dan kelompok kontrol yang menggunakan model PBL-LO padakelompok eksperimen dan model PBL pada kelompok kontrol.Kesimpulan penelitian adalah model PBL-LO berpengaruh secarasignifikan terhadap pembentukan kecakapan hidup abad-21 (pembentukankepemilikan pembelajaran peningkatan keterampilan komunikasi keterampilankolaborasi) dan hasil belajar kognitif siswa.