Skripsi
Pengaruh pendekatan floortime dengan teknik bermain lego untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak autis / Toyibatun Qomariyah
Abstrak
Pendekatan floortime dapat dipahami sebagai teknik dimana orang tua atau orang dewasa bermain dan bekerjasama dengan anak selama 20 menit atau lebih dan dilakukan di lantai untuk mengembangkan kapasitas perkembangan dengan memahami perbedaan kondisi kontrol emosi sosial intelektualitas kemampauan motorik dan sesorik serta fungsi bahasa pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan kemampuan interaksi sosial anak autis pada kondisi baseline 1 (A). 2) mendeskripsikan proses permainan lego terhadap kemampuan interaksi sosial anak autis. 3) mendeskripsikan kemampuan interaksi sosial anak autis pada kondisi baseline 2 (A rsquo ). 4) menganalisis pengaruh pendekatan floortime melalui permainan lego terhadap peningkatan kemampuan interaksi sosial anak autis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian subjek tunggal (Single Subject Research SSR). Subjek penelitian ini yaitu siswa autis di SLB Yayasan Putra Pancasila. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan lembar pengamatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahawa hasil overlap data dari kondisi intervensi (B) ke kondisi baseline 1 (A) adalah sebesar 0% dan dari kondisi baseline 2 (A rsquo ) ke kondisi intervensi (B) adalah 60%. Persentase overlap dari kondisi baseline 2 (A rsquo ) ke kondisi intervensi (B) sebesar 60% artinya terdapat pengaruh permainan lego dengan pendekatan floortime sebesar 40% terhadap peningkatan kemampuan interaksi sosial subjek. Dari pernyatan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan floortime menggunakan permainan lego dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak autis.