Tesis
Pengembangan wayang berbahan dasar limbah sebagai media pembelajaran pelatihan keterampilan berbicara bagi siswa Kelas VII / Fitra Nur Fadila
Abstrak
Berbicara merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh siswa. Hal tersebut disebabkan karena pada dasarnya setiap orang akan melakukan kegiatan komunikasi secara verbal sehingga setiap orang sangat perlu memiliki kemampuan berbicara yang baik. Namun dalam kegiatan pembelajaran siswa memiliki taraf kemampuan yang berbeda-beda ada yang sudah lancar ada juga yang masih ragu-ragu. Padahal memiliki kemampuan berbicara yang baik dapat dilatih. Pelatihan keterampilan berbicara dalam pembelajaran dapat dilakukan dan dikembangkan dengan berbagai topik strategi metode dan media yang bervariasi. Guru memerlukan banyak alternatif untuk mengembangkan pembelajaran keterampilan berbicara siswa yang lebih efektif kreatif dan memudahkan siswa dalam belajar. Media pembelajaran wayang berbahan dasar limbah yang dikembangkan penelitian ini dapat digunakan untuk menjadi pilihan pelatihan peningkatan keterampilan berbicara. Wayang dipilih menjadi media peningkatan keterampilan berbicara karena wayang merupakan kesenian yang ditampilkan secara lisan dengan media boneka dan menggunakan kisah-kisah yang memiliki nilai moral. Nilai-nilai karakter dapat disisipkan melalui cerita-cerita yang sesuaikan dengan jenjang siswa. Pemilihan teks cerita fantasi sebagai teks yang dibawakan dengan media wayang dinilai tepat karena dalam teks cerita fantasi terdapat unsur khayalan yang dapat merangsang imajinasi siswa untuk melakukan improvisasi ketika kegiatan berbicara di depan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk wayang berbahan dasar limbah sebagai media pembelajaran pelatihan keterampilan berbicara dan buku panduan penggunaan produk. Penelitian ini dilaksanakan dengan model R amp D dengan langkah pengembangan menggunakan ADDIE yang dikembangkan oleh Reiser dan Mollenda. Penelitian ini menggunakan data verbal berupa hasil wawancara komentar dan saran yang didapatkan dari angket hasil uji validasi. Data non verbal berupa skor didapat dari angket hasil uji validasi.dan respon siswa. Hasil penelitian dibagi berdasarkan langkah-langkah pengembangan ADDIE yang terdiri dari (1) analisis (2) desain (3) pengembangan (4) implementasi dan (5) evaluasi. Dalam hasil penelitian dipaparkan pula hasil uji validasi praktisi serta implementasi. Simpulan penelitian ini adalah media pembelajaran wayang berbahan dasar limbah ini telah memenuhi standar validitas dan uji keefektivan sehingga dapat dikatakan valid dan efektif. Hasil uji produk pada penelitian dan pengembangan ini juga menunjukkan bahwa produk layak untuk diimplementasikan dan terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki dan ditindak lanjuti.