Skripsi
Studi fenomenologi pada kasus pernikahan dini di Desa Pesisir menggunakan perspektif kemiskinan menetap / M. Fery Andriawan
Abstrak
Pernikahan dini adalah praktek di mana satu atau kedua pasangan masih belum mencapai usia hukum atau norma sosial yang diakui untuk menikah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor dan dampak sosial ekonomi dari pernikahan dini di Desa Kalirejo Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan sebuah daerah pesisir. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus fenomenologis untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai kondisi dan faktor-faktor yang memicu pernikahan dini di daerah pesisir tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara observasi dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dampak sosial dari pernikahan dini di komunitas pesisir mencakup rendahnya tingkat pendidikan dan masalah kesehatan. Dampak ekonomi seperti kemiskinan dan ketergantungan ekonomi juga menjadi faktor pendorong utama. Keluarga seringkali melihat pernikahan dini sebagai solusi untuk meringankan beban ekonomi. Kesimpulannya pernikahan dini berdampak negatif secara signifikan terhadap perkembangan sosial dan ekonomi individu serta masyarakat pesisir secara keseluruhan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya intervensi pemerintah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan dan kesehatan memberikan dukungan ekonomi serta merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk menangani pernikahan dini. Intervensi ini diharapkan dapat membantu mengurangi praktik pernikahan dini dan memperbaiki kondisi sosial ekonomi di masyarakat pesisir.