Skripsi
Makna sesajen dan nilai terkandung dalam kesenian ebleg serta upaya melestarikannya di era globalisasi / Afrillia Dwi Iriani
Abstrak
Ebleg adalah salah satu kesenian yang berkembang di Kabupaten Kebumen. Pertunjukkan kesenian Ebleg terkenal dengan pertunjukkan mistisnya yaitu kesurupan. Era globalisasi memberikan pengaruh dalam budaya yang menyebabkan generasi muda saat ini kurang memiliki minat pada kesenian tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai sejarah kesenian Ebleg Purwobudoyo di Desa Peniron menggali jenis-jenis sesajen yang digunakan dan makna simbolik sesajen dalam konteks ritual Ebleg nilai-nilai apa saja terkandung pada kesenian Ebleg Purwobudoyo dan bagaimana masyarakat serta pemerintah dalam mempertahankan kesenian Ebleg di era globalisasi. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sejarah kesenian Ebleg Purwobudoyo didirikan oleh Mbah Kertasentana dan didirikan pada tahun 1951. Sesajen di kesenian Ebleg sebagai sarana untuk menghormati dan menghargai leluhur zaman dahulu serta sebagai media pentas seni. Era globalisasi menyebabkan pergeseran bagaimana cara masyarakat beriteraksi pada teknologi dan informasi yang dapat mempengaruhi kesenian tradisional. Oleh karena itu baik kesenian Ebleg Purwobudoyo pemerintah dan masyarakat memililiki peran yang sangat penting dalam melestarikan kesenian Ebleg. Hasil penelitian yang telah dipaparkan memberikan implikasi untuk memahami makna dan nilai penting dalam menghargai nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.