Tugas Akhir
Rancang bangun alat deteksi kecelakaan kendaraan roda dua dengan dengan menggunakan nilai vibrasi dan sudut kemiringan berbasis sitem internet of things (iot) / Moch. Irsyadul Ibat
Abstrak
Pada era globalisasi seperti sekarang menjadikan peningkatan penggunaan kendaraan bermotor sebagai salah satu transportasi darat bagi masyarakat. Dengan terus bertambahnya penggunaan sepeda motor di zaman sekarang dan dimana teknologi serba maju serta modern ini ada beberapa teknologi yang tidak dibersamai dengan penaggulangan resiko kecelakaan yang ada. Nilai angka kecelakan lalu lintas yang terjadi di Indonesia dimana semakin tahunnya angka kecelakan lalu lintas mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Untuk mengatasi dan meminimalisir tingginya angka kecelakan lalu lintas khususnya pengendara roda dua. Maka dibutuhkan sebuah alat yang dibangun sebuah sistem secara realtime dan selalu siap siaga untuk memperingatkan pengemudi apabila mulai mengalami kecelakaan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan alat deteksi kecelakaan memanfaatkan teknologi Internet Of Things (IOT) dengan melihatnya melalui sudut kemiringan dan nilai vibrasi kendaraan roda dua. Metode penelitian yang digunakan yaitu RnD Research and Developmen yang mengacu pada model pengembangan Borg and Gall. Model ini mengacu pada 1) Studi pustaka 2) Perencanaan 3) Pembuatan desian 4) Pengujian terbatas 5) Revisi 6) Pengujian dan Uji kelayakan 7) Revisi final dan 8) Desiminasi dan Implementasi. Hasil penelitian menjelaskan untuk melakukan pengukuran nilai vibrasi kendaraan menggunakan sensor SW-420 dengan nilai vibrasi yang ditentukan oleh peneliti sebesar 2.000 Hz 10.000 Hz 30.000 Hz dan 40.000 Hz. Sedangkan untuk melakukan pengukuran terhadap sudut kemiringan pada kendaraan menggunakan sensor GY 521 MPU-6050 dengan besarnya nilai sudut yang telah ditentukan peneliti sebesar 10o 30o 45o dan 50o. Selanjutnya peneliti menggunakan website Fonnte dan hosting domaiNesia sebagai sarana pendukung agar pengguna dapat langsung mengetahui adanya kecelakan melalui aplikasi whatsapp yang tersambung. Kesimpulannya hasil alat deteksi kecelakaan bekerja Pada kondisi normal kendaraan dan tidak jatuh nilai range kemiringan kendaraan berada pada nilai 10o-30o. Sedangkan pada kondisi normal kendaraan sensor vibrasi pada kendaraan tidak terjatuh mendapatkan range niai 6.016 ndash 8.120. Sedangkan Alat pendeteksi kecelakan akan langsung bekerja memberikan pesan otomotis pada sambungan whatsapp pengguna pada range kemiringan kendaraan 45o - 50o yang mengindikasi kendaraan terjatuh. Sedangkan pada nilai vibrasi alat pendeteksi kecelakaan akan memberikan pesan otomatis melalui whatsaap pengguna pada range vibrasi 10.558 - 60.850 yang mengindikasi kendaraan terjatuh.