Skripsi
Kenyamanan termal ruang kelas gedung Sekolah Kolonial SMA Tugu kota malang menggunakan metode cfd, pmv, dan ppd / Ibnu Al Aziz Surya Triatmojo Nugroho
Abstrak
Pada saat masa penjajahan bangsa Belanda membangun berbagai bangunan untuk menunjukkan teritori kekuasaannya. Belanda pernah menduduki kota Malang dan meninggalkan gedung peninggalan bangsa Belanda yang digunakan sebagai bangunan layanan publik layaknya sekolah pemerintahan dan lainnya. Komponen pada bangunan kolonial seperti bukaan yang telah disesuaikan pada jaman dahulu belum dapat dipastikan akan memberikan kenyamanan termal yang optimal untuk perubahan iklim ekstrim yang terjadi di Kota Malang bagi penggunanya. Perhitungan kenyamanan termal dengan konsep Computational Fluid Dynamics (CFD) digunakan dikarenakan lebih efektif. Tujuan pada penelitian ini yaitu (1) Mengetahui apakah gedung kolonial masih relevan untuk dipergunakan (2) Mendeskripsikan karakteristik ruang kelas dan (3) Mendeskripsikan iklim yang terjadi di ruangan kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kuantitatif yang berlokasi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 3 dan 4 Kota Malang. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan teknik Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan bantuan software SolidWorks 2021 untuk mengukur temperatur kecepatan dan kelembaban udara rata-rata ruangan kelas menggunakan data iklim kota Malang berdasarkan luas ruangan luas bukaan dan jumlah bukaan yang kemudian dilakukan perhitungan PMV dan PPD menggunakan CBE Comfort Tools untuk menentukan kenyamanan termal ruang kelas. Hasil penelitian didapat (1) ruangan kelas yang diuji menggunakan jenis jendela yang berbeda-beda memiliki rasio luas bukaan terhadap luas lantai yang ideal dan rasio inlet dan outlet yang bervariasi (2) kecepatan udara temperatur udara dan kelembaban udara ruang kelas yang diuji memiliki standar kenyamanan yang berbeda-beda (3) ruangan kelas di SMAN 1 dan SMAN 4 memiliki kenyamanan termal netral sedangkan SMAN 3 memiliki kenyamanan termal sedikit hangat.