Tesis
Pengembangan model riset mini pada pembelajaran menulis artikel hasil penelitian bagi peserta didik kelas XI SMA / Toti Laksana Bhirawa
Abstrak
Dalam pembelajaran menulis peserta didik merupakan penulis profesional yang menulis dengan melalui proses menulis. Sebagai pedoman dalam merancang kegiatan pembelajaran maka model pembelajaran juga harus mampu membantu guru merancang kegiatan pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk berlatih menulis melalui proses menulis. Namun pada hasil analisis kesenjangan pembelajaran menulis artikel hasil penelitian masih memiliki beberapa permasalahan. Pertama model pembelajaran yang digunakan oleh guru masih belum mengacu pada proses menulis secara utuh bahkan tahap-tahap penelitian yang harus dilalui peserta didik masih belum lengkap dan spesifik. Kedua karya ilmiah peserta didik masih ditemukan berbagai kesalahan baik dari aspek mekanika penulisan maupun isi tulisan. Ketiga buku teks yang disediakan oleh Kemendikbud belum menjelaskan langkah-langkah menulis karya ilmiah hasil penelitian secara spesifik. Oleh karena itu diperlukan pengembangan model pembelajaran baru yang dapat membantu peserta didik mengembangkan keterampilan menulis karya ilmiah hasil penelitian mereka. Salah satu tindakan lain yang dinilai dapat membantu peserta didik mengembangkan keterampilan menulis karya ilmiah hasil penelitian adalah mendorong peserta didik untuk bereksplorasi melalui kegiatan riset mini. Implementasi riset mini terbukti dapat membantu peserta didik meningkatkan keterampilan menulis artikel hasil penelitian. Riset mini juga memiliki relevansi dengan kegiatan menulis artikel hasil penelitian. Berdasarkan uraian tersebut penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran riset mini pada pembelajaran menulis artikel hasil penelitian. Prosedur penelitian ini diadaptasi dari model penelitian dan pengembangan 4D yang terdiri dari tahap define design develop dan diseminate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran riset mini memenuhi kriteria kevalidan keterlaksanaan kepraktisan dan keefektifan untuk diimplementasikan pada pembelajaran menulis artikel hasil penelitian. Kriteria pertama yaitu kevalidan. Kevalidan model pembelajaran riset mini dapat dilihat dari hasil validasi ahli model pembelajaran. Pada hasil validasi ahli model pembelajaran riset mini mendapatkan persentase sebesar 88% dengan kategori sangat layak. Kriteria kedua yaitu keterlaksanaan. Keterlaksanaan model pembelajaran riset mini dapat dilihat dari hasil observasi keterlaksanaan model. Pada hasil observasi keterlaksanaan seluruh komponen model dapat terimplementasikan dengan baik. Kriteria ketiga yaitu kepraktisan. Kepraktisan model pembelajaran riset mini dapat dilihat dari hasil respons guru dan peserta didik. Pada hasil respons guru model pembelajaran riset mini mendapatkan persentase sebesar 88% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan pada hasil respons peserta didik model pembelajaran riset mini mendapatkan persentase sebesar 82% dengan kategori sangat praktis juga. Kriteria keempat yaitu keefektifan. Keefektifan model pembelajaran riset mini dapat dilihat dari hasil uji paired sample t-test dan uji N-Gain. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan bahwa rata-rata hasil nilai pretest 64 36 lt rata-rata hasil nilai posttest 81 67. Sehingga dapat dikatakan bahwa ada perbedaan antara rata-rata hasil nilai pretest dengan rata-rata hasil nilai posttest. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran riset mini memiliki keefektifan dalam meningkatkan keterampilan menulis artikel hasil penelitian peserta didik. Berdasarkan uji N-Gain keefektifan model pembelajaran riset mini mendapatkan rata-rata skor sebesar 0 479 dengan kategori sedang.