Skripsi
Hubungan antara self efficacy dan praktik kerja lapangan dengan kesiapan kerja siswa Kelas xii SMKN i Kepanjen / Imron Ali Wafi
Abstrak
SMKN 1 Kepanjen bahwa masih banyak peserta didik yang memiliki kecenderungan mengeluh ketika dihadapkan pada tugas-tugas dan ada beberapa peserta didik yang telah menyelesaikan PKL mereka menunjukkan bahwa beberapa Lokasi PKL menerima jumlah peserta didik yang terlalu banyak yang memaksa peserta didik untuk membagi-bagi tugas diantara mereka yang menyebabkan kurangnya jam kerja dan kemungkinan untuk belajar di tempat kerja. Selain itu Ada sejumlah faktor internal yang saling terkait dan mempengaruhi kesiapa kerja lulusan sekolah kejuruan selain variabel eksternal. Faktor-faktor internal ini termasuk tekanan kreativitas rasa ingin tahu kecerdasan kemandirian penguasaan pengetahuan dan motivasi. Studi ini dilakukan agar memastikan hubungannya antara persepsi self-efficacy praktik kerja lapangan (PKL) dengan kesiapan kerjanya serta faktor-faktor pendukung lainnya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah ex-post-facto menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XII Teknik Kendaraan Ringan 2 di SMKN 1 Kepanjen berjumlah 35 siswa dengan keseluruhan siswanya telah mengikuti kegiatan prakerin. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi self-efficacy dengan kesiapan kerja dengan nilai uji regresi sebesar 19 2% hubungan yang signifikan dan psitif antara praktik kerja lapangan (PKL) dengan kesiapan kerja mendapatkan nilai 21 8% serta hubungan yang signifikan antara persepsi self-efficacy dan praktik kerja lapangan (PKL) dengan kesiapan kerja dengan nilai sebesar 40 1%. Kata kunci self efficacy praktik kerja lapangan (PKL) dan kesiapan kerja