Skripsi
Pengaruh strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir (sppkb) terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran sejarah siswa Kelas x Jurusan dpib SMKN 1 Mojokerto / Muhammad Ilham Ananda Winhardianto
Abstrak
Matapelajaran sejarah di tingkat SMA/SMK memainkan peran penting dalam pembentukan karakter siswa melalui pemahaman nilai moral dan sejarah bangsa. Namun kemampuan berpikir kritis siswa di Indonesia masih rendah seperti tercermin dari skor literasi rendah dalam studi PISA 2012 dan 2015. Di SMK khususnya pada Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMKN 1 Mojokerto pembelajaran sejarah memerlukan pendekatan yang mendorong keterampilan berpikir kritis. Pembelajaran konvensional berupa ceramah yang diterapkan di SMKN 1 Mojokerto kurang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen Non-Equivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari siswa kelas X DPIB 1 dan X DPIB 3 SMKN 1 Mojokerto di mana kedua kelompok kontrol dan eksperimen diberikan pretest. Kelompok eksperimen kemudian diberikan perlakuan SPPKB diikuti dengan posttest untuk kedua kelompok. Instrumen tes berupa soal pilihan ganda yang sama digunakan pada pretest dan posttest. Pengujian normalitas data dilakukan dengan uji Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas dengan uji Levene keduanya menggunakan SPSS 25 for Windows. Uji t yang digunakan adalah independent sample t-test. Hasil penelitian berupa adanya perbedaan nilai mean menunjukkan bahwa penerapan SPPKB berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa terbukti dari nilai signifikansi 0 001 dari uji independent sample t-test yang lebih kecil dari 0 05. Hal ini mendukung hipotesis bahwa SPPKB dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X DPIB di SMKN 1 Mojokerto. SPPKB melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran melalui diskusi analisis dan refleksi kritis terhadap peristiwa sejarah. Keunggulan SPPKB meliputi pengembangan kepribadian demokratis keberanian menyampaikan pendapat serta keterampilan berpikir kritis dan sistematis. Dengan demikian SPPKB dapat menjadi alternatif efektif dalam pembelajaran sejarah untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan berpikir kritis di masa depan. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian yang dilakukan dapat dibuktikan bahwa H1 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh SPPKB terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran sejarah siswa kelas X DPIB SMKN 1 Mojokerto diterima.