Tugas Akhir
Identifikasi perubahan sifat mekanik pada paduan aluminium silikon (al-si) dengan penambahan tembaga untuk produk pengecoran impeller / Age Bima Satria
Abstrak
Dengan adanya perbedaan komposisi campuran yang berbeda maka akan menghasilkan sifat mekanik dalam hal ini sifat kekerasan dan ketahanan aus. Pengujian dibatasi terhadap sifat mekanik kenaikan nilai kekerasan nilai keausan menggunakan tribometer block on ring dan perubahan struktur mikro dari variasi penambahan tembaga sebesar 1% 3% dan 5% pada piston bekas (Al-Si) masing-masing dicor dengan teknik permanent mold casting dan didinginkan secara natural menggunakan suhu ruangan. Untuk mengetahui komposisi piston bekas maka dilaukan pengujian unsur menggunakan XRF untuk mengetahui kekerasan maka dilakukan pengujian hardnesss tester metode Vickers dan untuk mengetahui keausan dilakukan uji keausan metode block-on-ring untuk perubahan struktur mikro maka dilakukan pengamatan metalografi. Dari hasil pengujian kekerasan didapati adanya perubahan nilai kekerasan yaitu piston bekas. Dari data pengujian kekerasan menyatakan spesimen Al-Si dengan penambahan Cu 5%wt mempunyai nilai kekerasan tertinggi dengan nilai 140 8 HV sedangkan nilai kekerasan terkecil terdapat pada spesimen Al-Si tanpa penambahan Cu sebesar 103 6 HV. Data pengujian keausan menyatakan adanya perubahan nilai laju keausan yaitu piston bekas (Al-Si) 0 4778 mg/m Al-Si Cu 1% 0 3163 mg/m Al-Si Cu 3% 0 1571 mg/m Al-Si Cu 5% 0 0615 mg/m. Dari data pengujian laju keausan menyatakan spesimen piston bekas (Al-Si) tanpa penambahan Cu mempunyai nilai laju keausan tertinggi yang dalam hal ini ketahanan aus Al-Si tanpa penambahan terendah dibanding spesimen lain yaitu sebesar 0 00047783 gr/m Spesimen yang memiliki ketahanan aus tertinggi yaitu Al-Si dengan penambahan Cu 5%wt karena memiliki laju keausan terendah dibanding spesimen lain yaitu sebesar 0 00006157 gr/m apabila di persentasekan laju keausan berkurang sebesar -87 10% dari piston bekas (Al-Si) tanpa penambahan Cu. Dari data pengujian kekerasan dan keausan menunjukkan bahwa penambahan tembaga (Cu) dapat meningkatkan nilai kekerasan dan juga menaikan ketahanan aus paduan Al-Si pada piston bekas. Dari pengamatan mikro didapati adanya alpha -Al Al2Cu dan silicone primer eutectic (Al Si) yang terbentuk pada spesimen uji.