Skripsi
Ragam pelatihan dalam pengembangan literasi berkomunikasi pelajar bipa pada buku \"literasi komunikasi berbasis budaya 2\" / Rahmatyana Azizatu Nisa
Abstrak
RINGKASAN Nisa Rahmatyana Azizatu. 2024. Ragam Pelatihan dalam Pengembangan Literasi Berkomunikasi Pelajar BIPA pada Buku ldquo Literasi Komunikasi Berbasis Budaya 2 rdquo . Skripsi. Departemen Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Imam Suyitno M.Pd. Kata Kunci BIPA ragam pelatihan literasi berkomunikasi keterampilan berbahasa budaya berbahasa Program BIPA merupakan suatu program pembelajaran bahasa Indonesia yang diadakan khusus bagi penutur asing. Dalam prosesnya diperlukan berbagai sarana pendukung pembelajaran salah satunya buku ajar. Buku ajar merupakan sebuah buku penunjang pembelajaran berupa kumpulan lembar materi yang diperlukan dalam suatu sistem pendidikan. Tidak jauh berbeda dengan definisi buku ajar secara umum buku ajar BIPA dapat didefinisikan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing yang berisi rangkaian materi yang mencangkup aspek keterampilan menyimak berbicara membaca menulis dan juga tata bahasa. Pemilihan buku ajar BIPA sangat perlu perhatian lebih untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna. Buku yang dipilih hendaknya menyajikan berbagai latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa pelajar BIPA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan ragam pelatihan yang terdapat dalam buku ajar BIPA berjudul ldquo Literasi Komunikasi Berbasis Budaya 2 rdquo . Data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan teks yang merepresentasikan ragam pelatihan. Data tersebut dikumpulkan menggunakan teknik simak-catat dengan peneliti berperan sebagai instrumen kunci dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data dilakukan dengan meningkatkan ketekunan pengamat dan uji kredibilitas dengan dosen pembimbing yang ahli dibidangnya. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan terdapat tiga kesimpulan mengenai penelitian ini. Pertama ragam bentuk pelatihan yang ditemukan berupa (1) pelatihan dalam bentuk pertanyaan pilihan (2) pelatihan dalam bentuk pertanyaan uraian (3) pelatihan melalui pertanyaan berbentuk puzzle (4) pelatihan dengan melengkapi dan (5) pelatihan dengan penugasan. Kedua ragam keterampilan yang dilatihkan berupa (1) keterampilan berbahasa lisan (2) keterampilan berbahasa tulis dan (3) aspek tata bahasa. Ketiga ragam budaya berbahasa berupa (1) budaya kesantunan berbahasa (2) budaya kecermatan berbahasa dan (3) budaya berpikir kritis. Terdapat beberapa saran berdasarkan hasil penelitian ini. Pertama untuk penulis buku ajar BIPA agar dapat menciptakan buku ajar dengan beragam latihan yang menarik dan juga dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa pelajar BIPA. Kedua pengajar BIPA perlu memperhatikan buku yang akan digunakan dalam pembelajaran. Ketiga bagi peneliti selanjutnya agar mengembangkan lagi penelitian serupa untuk menambah referensi mengenai ragam pelatihan.