Skripsi
Pengembangan modul digital berbasis cerita wayang kumbakarna gugur sebagai bahan literasi budaya siswa Kelas xii IPS SMAN 1 Rogojampi / Setyo Wisodo
Abstrak
Pengembangan dalam sebuah pembelajaran sejarah dituntut untuk selalu berinovasi untuk dapat tercapainya tujuan pembelajaran. Adanya masalah yang mengubah kegiatan pembelajaran sejarah mendorong pengembangan ini. Salah satunya adalah pengembangan bahan ajar modul sebagai sarana penyebaran materi dari guru terhadap siswa. Adanya permasalahan kurangnya tingkat nasionalisme siswa kelas XII IPS 4 SMAN 1 Rogojampi akibat dari belum efektifnya pembelajaran yang mendukung peningkatan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai nasionalisme. Terlebih lagi dengan adanya potensi sekolah sebagai sebuah Sekolah Taruna Budaya menjadikan penyampaian pembelajaran sejarah dengan menggunakan materi kebudayaan sebagai sebuah solusi yang dapat memecahkan permasalahan yang ada. Oleh karena itu pembuatan modul sejarah digital menjadi penting sebagai pendekatan pembelajaran baru yang dapat membantu siswa memperoleh pemahaman lebih baik tentang sejarah Indonesia khususnya pada materi pokok konsep-konsep nasionalisme menurut presiden Soekarno. Modul digital sejarah tersebut memuat materi tentang konsep-konsep nasionalisme dari lakon wayang Kumbakarna Gugur dan kaitannya dengan konsep nasionalisme menurut pandangan presiden Soekarno. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode pengembangan Sugiyono dengan tahapan seperti (1) Potensi dan masalah (2) pengumpulan data (3) desain produk (4) validasi desain (5) revisi desain (6) uji coba produk (7) revisi produk (8) uji coba pemakaian (9) revisi produk dan (10) pembuatan produksi masal (Sugiyono 2017). Penelitian tentang pengembangan modul sejarah digital untuk bahan ajar lakon wayang Kumbakarna Gugur ini menggunakan data kualitatif berupa komentar pujian dan saran serta data kuantitatif berupa skor angket respon validasi ahli dan angket respon siswa. Produk pengembangan ini diuji-cobakan terhadap siswa kelas XII IPS 4 SMAN 1 Rogojampi mengikuti uji coba produk pengembangan ini. Berdasarkan hasil perhitungani hasil validasi ahli materi memperoleh skor 91 7%. Nilai sebesar 90 6% diperoleh untuk validasi oleh ahli bahan ajar. Dalam uji coba kelompok kecil dengan 10 responden hasil kuesioner adalah 86 25%. Sementara itu perolehan angka 87% dari 35 responden kuesioner dalam uji coba kelompok besar. Bedasarkan data temuan tersebut dapat ditafsirkan bahwa bahan ajar modul digital sejarah berbasis cerita wayang Kumbakarna Gugur sangat valid dan sangat efektif dalam pembelajaran sejarah Indonesia.