Skripsi
Penciptaan busana ready-to-wear \"valiant\" dengan kombinasi kain ulos batak / Delarosa Adya Firnanda
Abstrak
Indonesia merupakan negara memiliki berbagai suku budaya termasuk suku Batak yang dikenal tegas dan keras. Penciptaan busana ini didasari oleh stereotip karakter orang suku Batak dengan gaya punk menggunakan teknik manipulating fabric jenis padded quilting. Skripsi ini bertujuan untuk memvisualisasikan konsep ldquo Valiant rdquo dalam busana menjelaskan proses penciptaan busana ready-to-wear dengan kombinasi kain ulos Batak dan mewujudkan busana ready-to-wear yang terinspirasi oleh stereotip karakter Batak dan subkultur punk. Metode penciptaan menggunakan pendekatan practice-led-research yang dilakukan melalui empat tahapan. Tahap pertama yaitu pra-perancangan karya yakni penggalian sumber ide yang akan diwujudkan dalam bentuk mind map moodboard dan storyboard. Kedua tahap perancangan karya yakni merumuskan ide-ide dengan cara membuat desain alternatif sebanyak 4 (empat) desain yang kemudian akan dipilih 2 (dua) desain terpilih. Selain itu pada tahap perancangan karya disusun desain produksi 1 (satu) dan 2 (dua) yang berfungsi sebagai rancangan dalam mewujudkan busana. Ketiga yaitu tahap perwujudan karya dalam proses ini menekankan pada alur pengerjaan yang memuat seluruh proses pembuatan busana mulai dari pembuatan pola potong menjahit dan finishing. Pada tahap ini juga memuat evaluasi terhadap wujud karya yang telah dibuat. Tahap terakhir yaitu penyajian karya yang meliputi pagelaran busana publikasi jurnal dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Kesimpulan dari penciptaan ini adalah hasil berupa dua karya ready-to-wear dengan konsep ldquo Valiant rdquo yang bermakna tegas dan berani yang divisualisasikan melalui penggunaan warna dan material. Busana look pertama terdiri dari 4 (empat) bagian utama yang terdiri dari crop top celana kulot sayap dan sarung tangan. Busana look kedua terdiri dari 3 (bagian) utama yang terdiri dari atasan rok dan lengan quilting. Pada busana look pertama kombinasi kain ulos terletak pada sayap quilting dan pada celana kulot. Sedangkan pada busana look kedua kombinasi kain ulos terletak pada baju atasan dan rok. Saran dari penciptaan ini adalah pada tahap pra-perancangan eksplorasi dilakukan lebih mendalam dan dalam proses penciptaan setiap tahapan diperhatikan secara terperinci agar manfaat dan tujuan penciptaan dapat tercapai. Selain itu penciptaan busana ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan masukan bagi penciptaan karya selanjutnya.