Skripsi
Penerapan model project based learning dengan loose parts untuk meningkatkan kreativitas berkarya anak usia 5-6 tahun di TK Dharma wanita Kecamatan Trawas / Wahyu Sefti Mustika Giyananda
Abstrak
Kreativitas berkarya anak merupakan salah satu komponen yang menunjang kemampuan berpikir anak dalam menyelesaikan dan menghasilkan sebuah karya. Stimulasi kreativitas berkarya anak dapat mudah tercapai bila didukung dengan strategi pendekatan metode dan bahan ajar yang sesuai. Salah satunya dengan model Project Based Learning (PjBL) yang mampu mengasah kemampuan keteranpilan dan kreativitas anak dalam memecahkan masalah berbasis proyek didukung dengan loose parts sebagai bahan ajar yang mudah ditemui di sekitar anak dan dapat menjadi perantara dalam meningkatkan kemampuan anak untuk berpikir kritis berimajinasi melihat solusi berkomunikasi dan mengasah kemampuan bereksplorasi anak khususnya ketika anak menggali pengalaman main secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas berkarya anak usia 5-6 tahun menggunakan model Project Based Learning (PjBL) dengan loose parts di TK Dharma Wanita Kecamatan Trawas. 4 indikator kreativitas berkarya yang akan dinilai yaitu originality flexibility fluency dan elaboration. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model siklus milik Kemmis and Mc. Taggart. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil akhir yang didapat selama penelitian disimpulkan bahwa penggunaan loose parts pada model PjBL mampu meningkatkan kreativitas berkarya anak usia 5-6 tahun atau kelompok B di TK Dharma Wanita Kecamatan Trawas. Ketercapaian kelas mencapai 96% dengan capaian indikator indikator originality 86% flexibility 96% fluency 85% dan elaboration 86%. Anak sudah mampu membuat karya menggunakan idenya sendiri anak mampu mengkolaborasikan beberapa jenis loose parts dalam menghasilkan karya anak sudah bisa berkomunikasi dengan teman-temannya anak mampu menceritakan dan mendeskripsikan hasil karya yang dibuat.