Skripsi
Pengaruh perspektif segi empat kecurangan terhadap pendeteksian manipulasi laporan keuangan pada BUMN sektor non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019 / Fiddina Nur Latifa
Abstrak
Kecurangan atau manipulasi laporan keuangan masih menjadi salah satu problema terbesar dalam sektor bisnis dunia tidak terkecuali Indonesia. Manipulasi laporan keuangan merupakan risiko utama dunia bisnis yang mampu memberikan dampak jangka panjang. Berbagai perdebatan mengenai faktor penyebab yang mampu mendeteksi terjadinya manipulasi laporan keuangan masih menjadi topik kontroversial di dunia penelitan salah satu faktor tersebut tergabung dalam perspektif Segi Empat Kecurangan oleh Wolfe dan Hermanson pada tahun 2004 untuk menyempurnakan perspektif Segitiga Kecurangan oleh Cressey pada 1953. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui apakah perspektif Segi Empat Kecurangan dengan pengukuran stabilitas keuangan target keuangan ketidakefektifan pengawasan sifat industri peralihan auditor serta peralihan direksi memiliki pengaruh terhadap pendeteksian manipulasi laporan keuangan. Desain pada studi ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Data diperoleh melalui laman Bursa Efek Indonesia maupun laman resmi perusahaan pada periode penelitian 2015-2019. Data dianalisis menggunakan uji regresi data panel dan uji asumsi klasik. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji F uji t dan koefisien determinasi (R2). Temuan studi ini membuktikan bahwasanya stabilitas keuangan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pendeteksian manipulasi laporan keuangan. Target keuangan terbukti tidak memiliki pengaruh terhadap pendeteksian manipulasi laporan keuangan. Ketidakefektifan pengawasan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pendeteksian manipulasi laporan keuangan. Sifat industri terbukti tidak memiliki pengaruh terhadap pendeteksian manipulasi laporan keuangan. Peralihan auditor terbukti tidak memiliki pengaruh terhadap pendeteksian manipulasi laporan keuangan. Peralihan direksi terbukti memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pendeteksian manipulasi laporan keuangan.