Tesis
Isolasi dan identifikasi senyawa dari fraksi ekstrak kulit jeruk manis (citrus sinensis linn) sebagai antibakteri, antioksidan, dan sunscreen /Moh. Ajirul \'Abiq
Abstrak
Jeruk manis (Citrus sinensis Linn) merupakan tanaman yang buahnya banyak dikonsumsi langsung atau dimanfaatkan sebagai makanan olahan. Tingginya konsumsi tersebut sebanding dengan limbah kulitnya yang kurang dimanfaatkan. Limbah kulit jeruk manis memiliki potensi yang belum digali sepenuhnya sehingga diperlukan suatu cara untuk menggali potensinya dari segi kimia. Sejumlah penelitian sebelumnya terbatas pada ekstrak kasarnya yang diketahui aktivitasnya sehingga belum banyak diketahui senyawa yang berperan dalam aktivitasnya. Penelitian ini mencoba untuk mengisolasi kandungan senyawa dalam kulit jeruk manis kemudian menguji aktivitas farmakologi dari kandungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi fraksi aktif dari ekstrak kulit jeruk manis mengetahui aktivitas antibakteri antioksidan dan sunscreen fraksi isolat dari ekstrak kulit jeruk manis dan mengidentifikasi kandungan senyawa fraksi isolat dari ekstrak kulit jeruk manis. Penelitian ini dilakukan di laboratorium secara eksperimen melalui lima tahap yaitu 1) ekstraksi kulit jeruk manis 2) uji aktivitas farmakologi (antibakteri antioksidan sunscreen) ekstrak kulit jeruk manis 3) isolasi fraksi aktif antibakteri dari ekstrak kulit jeruk manis 4) uji aktivitas farmakologi (antibakteri antioksidan sunscreen) ekstrak kulit jeruk manis dan 5) identifikasi kandungan fraksi isolat dari ekstrak kulit jeruk manis. Isolasi senyawa yang aktif sebagai antibakteri telah berhasil dilakukan dengan kromatografi kolom dari campuran ekstrak distilat pertamax dan ekstrak kloroform dengan eluen n-heksana dan etil asetat (2 3). Fraksi isolat dengan Rf 0 638 yang dipilih untuk dianalisis lebih lanjut. Aktivitas antibakteri fraksi isolat (Rf 0 638) terhadap Escherichia coli pada konsentrasi uji 0 5 1 dan 2% dengan zona hambat 9 47 mm (sedang) 11 51 mm (sedang) dan 12 11 mm (kuat) dan Staphyllococus aureus pada konsentrasi uji 0 5 1 dan 2% dengan zona hambat 7 90 mm (sedang) 9 00 mm (sedang) dan 9 01 mm (sedang). Aktivitas antioksidan fraksi isolat (Rf 0 638) dengan nilai IC50 sebesar 472 959 mu g.mL-1 yang termasuk kategori lemah. Aktivitas sunscreen fraksi isolat (Rf 0 638) dengan nilai SPF sebesar 17 310 yang terasuk kategori perlindungan ultra. Fraksi isolat (Rf 0 638) dianalisis kandungannya diperoleh 7 puncak 6 komponen yang telah teridentifikasi dari golongan fenilpropanoid (skopoletin dan skoparon) dan golongan flavonoid (3 rsquo 4 rsquo 5 6 7 8-heksametoksiflavon 4 rsquo 5 6 7-tetrametoksiflavon 3 3 rsquo 4 rsquo 5 5 rsquo 7 8-heptametoksiflavon dan 4 rsquo 5 6 7 8-pentametoksiflavon).