Skripsi
Penerapan media flashcard misik titu dalam meningkatkan kemampuan motorik halus bagi siswa tunadaksa di SDN Sawojajar 1 / Reneta Tandya Galungga
Abstrak
Tunadaksa adalah keadaan berhambatan yang disebabkan oleh gangguan bentuk atau hambatan pada tulang otot dan sendi saat melakukan fungsi normal mereka. Siswa penyandang disabilitas tunadaksa membutuhkan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhannya. Contohnya dalam keterampilan motorik halus dan keterampilan intelektual yang merupakan dua bidang penting yang berpengaruh pada kemampuan seseorang untuk belajar berinteraksi dengan lingkungan dan berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh media Flashcard Misik Titu (Media Asik Latih Tulis) dalam upaya meningkatkan kemampuan motorik halus siswa tunadaksa. Penelitian menggunakan metode penelitian eksperimen berbentuk Single Subject Research (SSR) dengan metode A1-B-A2 sebanyak 11 sesi uji coba. Subjek uji coba yakni 1 siswa tunadaksa di SDN Sawojajar 1 Kota Malang. Validasi media oleh ahli media (dosen PLB) dan instrumen oleh ahli materi (dosen PLB). Hasil penerapan media memberikan hasil data Baseline-1 meliputi sesi 1 dan sesi 2 dengan mean level 40 5. Intervensi mendapatkan hasil mean level 49. Baseline-2 mendapatkan hasil mean level 66 6. Ketiga data tersebut dapat diambil kesimpuan bahwa overlap baseline-1 (A1) menuju intervensi (B) mendapatkan hasil 0% artinya data tidak tumpang tindih. Hasil uji beda antara baseline-1 dan baseline-2 menggunakan non-parametrik wilcoxon signed ranks test menunjukkan 2 data Positive Ranks artinya 2 sesi dalam baseline-1 mengalami peningkatan yang ditunjukkan pada nilai 2 sesi baseline-2 terkait kemampuan motorik halus siswa. Asymp.Sig. (2-tailed) bernilai 0 180 artinya ldquo Hipotesis Diterima rdquo . Terkait penerapan media flashcard misik titu terhadap siswa tunadaksa didapatkan saran dari validator yakni media juga dapat ditujukan bagi anak dalam masa berkembang. Kesimpulannya media dapat memberikan efek positif atau pengaruh baik terhadap berkembangnya kemampuan motorik halus pada siswa tunadaksa.