Skripsi
Etika akademik sebagai moderator pengaruh hexagon fraud terhadap academic fraud: studi empiris pada mahasiswa ppak / Dian Anugerah Pancasona
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh hexagon fraud terhadap academic fraud yang diperlemah oleh etika akademik sebagai moderator. Penelitian ini menggunakan sampel penelitian pada mahasiswa program studi PPAk (Pendidikan Profesi Akuntan) Universitas di Indonesia dengan jumlah sampel 35 mahasiswa aktif yang diperoleh dengan teknik convenience sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan uji Moderate Regression Analysis (MRA). Temuan penelitian ini membuktikan bahwa pressure dan rationalization berpengaruh positif terhadap academic fraud. Opportunity capability arrogance dan collusion tidak berpengaruh positif terhadap academic fraud karena tidak adanya kesempatan pengaruh tingkat pendidikan. adanya kesadaran tentang peraturan dan sanksi yang didapat serta sistem pengawasan ujian yang ketat sehingga tidak terjadi academic fraud. Namun etika akademik tidak mampu melemahkan pengaruh positif pressure opportunity capability rationalization arrogance dan collusion terhadap academic fraud karena etika akademik tidak selalu mengurangi tekanan mengubah situasi untuk berbuat curang membatasi keterampilan mahasiswa mengubah cara individu memandang tindakan mengurangi sikap arogan yang memengaruhi perilaku dan menghentikan kolusi antar individu. Maka dari itu penelitian ini berhasil mengonfirmasi beberapa teori hexagon fraud pada saat kecurangan dipengaruhi pressure dan rationalization. Selanjutnya secara praktis bagi lingkungan kampus dan pendidik guna meningkatkan peraturan terkait pengawasan terhadap mahasiswa sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya academic fraud di lingkungan kampus.