Disertasi
Model struktural hasil belajar ranah afektif pada pembelajaran ekonomi / Dhiah Fitrayati
Abstrak
Penelitian didasarkan pada pentingnya pengukuran hasil belajar ranah afektif dalam pembelajaran ilmu ekonomi. Tujuan mempelajari ilmu ekonomi adalah untuk memecahkan permasalahan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. Identifikasi faktor yang mempengaruhi hasil belajar di konstruksi oleh dua teori yaitu teori kognitif sosial oleh Bandura (2019) dan teori connectionism oleh Thorndike (2015). Merujuk pada reciprocal determinism hasil belajar merupakan perolehan perilaku baru pengembangan kompetensi dan penyesuaian perilaku berdasarkan interaksi sosial dan lingkungan. Faktor personal direpresentasikan sebagai pengetahuan keyakinan persepsi diri dan emosi. Atribut personal yang mempengaruhi hasil belajar antara lain kemampuan berpikir komputasi sikap terhadap keilmuan ekonomi dan self-regulated learning. Faktor lingkungan direpresentasikan sebagai lingkungan belajar dimana individu berada. Dalam era revolusi 4.0 pembelajaran online melalui learning management system (LMS). Masifnya penerapan pembelajaran berbasis LMS mensyaratkan tingkat kesiapan tertentu agar pembelajaran berjalan efektif dan efisien. Berdasarkan teori connectionism khususnya hukum kesiapan peserta didik akan mencapai hasil pembelajaran yang lebih baik ketika mereka siap untuk belajar. Penelitian bertujuan untuk mengungkapkan (1) pengaruh kemampuan berpikir komputasi terhadap hasil belajar ranah afektif (2) pengaruh sikap terhadap ilmu ekonomi terhadap hasil belajar ranah afektif (3) pengaruh kesiapan pembelajaran online terhadap hasil belajar ranah afektif (4) pengaruh self-regulated learning terhadap hasil belajar ranah afektif (5) pengaruh sikap terhadap ilmu ekonomi terhadap hasil belajar ranah afektif melalui self-regulated learning (6) pengaruh kesiapan pembelajaran online terhadap hasil belajar ranah afektif melalui self-regulated learning. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya tahun 2022/2023 dan jumlah sampel 353 mahasiswa. Variabel laten terdiri dari variabel eksogen dan endogen. Variabel laten eksogen mencakup kemampuan berpikir komputasi sikap terhadap ilmu ekonomi dan kesiapan pembelajaran online. Variabel laten endogen mencakup hasil belajar ranah afektif dan self-regulated learning sebagai variabel mediasi. Data hasil penelitian diolah dengan bantuan software SmartPLS 3.0 melalui pengukuran outer model dan inner model. Pengukuran outer model untuk menspesifikasikan hubungan antara variabel laten dengan indikator sedangkan pengukuran inner model untuk mengetahui hubungan kausalitas antar variabel laten yang telah dibangun berdasarkan substansi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan berpikir komputasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar ranah afektif (2) sikap terhadap ilmu ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar ranah afektif (3) kesiapan pembelajaran online berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar ranah afektif (4) self-regulated learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar ranah afektif (5) self-regulated learning memediasi parsial sikap terhadap ilmu ekonomi terhadap hasil belajar ranah secara positif dan signifikan (6) self-regulated learning memediasi parsial kesiapan pembelajaran online terhadap hasil belajar ranah afektif secara positif dan signifikan. Hasil penelitian berkontribusi pada teori kognitif sosial dalam menjelaskan faktor yang mempengaruhi hasil belajar dari domain afektif. Hasil penelitian memaparkan bahwa sikap terhadap ilmu ekonomi merupakan variabel yang dominan berpengaruh terhadap pembentukan self-regulated learning dan pencapaian hasil belajar ranah afektif. Sikap positif terhadap ilmu ekonomi mendorong timbulnya motivasi yang lebih tinggi pemilihan strategi pembelajaran yang lebih baik. Sementara kemampuan berpikir komputasi yang baik membantu peserta didik dalam pencapaian hasil belajar ranah afektif melalui unsur pengetahuan. Hasil penelitian juga berkontribusi pada teori koneksionisme dalam menjelaskan faktor yang mempengaruhi hasil belajar dari domain afektif. Dalam konteks pembelajaran online kesiapan peserta didik pada pembelajaran berbasis LMS dapat membantu optimalisasi pemanfaatan beragam fitur pada platform LMS seperti mengakses materi dan mengelola tugas secara mandiri. Selain itu kesiapan pembelajaran online yang tinggi juga dapat menjadikan peserta didik lebih percaya diri dalam mengelola dan mengevaluasi kemajuan belajar. Kontribusi hasil penelitian pada pembelajaran ekonomi adalah peran penting atribut psikologis peserta didik tentang keilmuan ekonomi dan kesiapan belajar dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian seorang guru sebaiknya mengawali proses pembelajaran dengan melakukan asesmen awal yang tidak hanya berfokus pada kesiapan secara kognisi melainkan juga mengidentifikasi karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek psikologis siswa dan kesiapan siswa secara teknis dalam proses pembelajaran. Selanjutnya berdasarkan hasil asesmen awal tersebut peserta didik dapat mengembangkan bahan ajar media pembelajaran integrasi materi dengan kehidupan sehari-hari integrasi teknologi informasi dalam proses pembelajaran. Guru juga dapat memilih model dan strategi pembelajaran yang dapat menumbuhkan respon positif peserta didik selama proses pembelajaran.