Skripsi
Evalusi program dan kegiatan pembelajaran tatapmuka pasca pembelajaran dalam jaringan saat pandemi covid-19: studi kasus di SMKN I Blitar / Anang Rifki Widyatma
Abstrak
Keberadaan program pembelajaran berperan untuk lebih terarahnya suatu proses pembelajaran agar dapat menghantarkan peserta didik kepada tujuan pendidikan yang telah ditargetkan semula. Dari sinilah peranan perencanaan pembelajaran sangat diperlukan karena ia merupakan system keharusan yang harus dilalui oleh seluruh tenaga kependidikan dalam melaksanakan sebuah pembelajaran dalam pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi Program pembelajaran tatap muka pasca penerapan pembelajaran daring saat pandemic covid 19 di SMK N 1 Blitar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 16 orang yaitu 1 orang Guru sekolah SMK Negeri 1 Blitar dan 15 orang siswa-siswi SMK Negeri 1 Bliiar. Hasil penelitian ini adalah bahwa efektivitas pembelajaran di SMK Negeri 1 Blitar maka kemampuan guru mengelola pembelajaran adalah sesuatu yang bisa dikendalikan oleh guru hal itu karena proses pembelajaran tatap muka dilakukan kembali seperti biasa sebelum munculpandemi Covid-19 kedisiplinan menjadi masalah hambatan utama dimana Kegiatan pembelajaran sering terganggu dan belum terlaksana secara maksimal. Kesadaran siswa yang kurang ditambah dengan penerapan pembelajaran daring yang terkesan apa adanya dan asal terlaksana di SMK Negeri 1 Blitar pada saat pandemi menjadikan siswa terkadang menyepelekan tugas yang diberi tidak menggunakan seragam yang sesuai ketika di laboratorium dan keterlambatan menghadiri kegiatan pembelajaran tatap muka Sedangkan Upaya dalam menghadapi problematika penerapan pembelajaran tatap muka sebagai sarana pembelajaran adalah pihak sekolah memberikan penjelasan dan semua dewan guru selalu memberikan motivasi kepada peserta didik pada saat proses pembelajaran berlangsung.