Skripsi
Keterpakaian koleksi karya sastra dalam menunjang kelompok sinau literasi peserta didik SMA Negeri 1 Kepanjen / Niswah Hadziratil Qudsiyyah
Abstrak
Perpustakaan sekolah.merupakan pusat informasi yang disediakan sekolah yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat belajar dan sarana rekreasi bagi peserta didik yang dapat meningkatkan kesadaran dan kebiasaan membaca belajar mandiri mempercepat proses penguasaan ilmu pengetahuan serta dapat meningkatkan kemampuan dalam berpikir kreatif. Koleksi karya sastra memiliki peran yang penting dalam pembentukan karakter dan pemahaman budaya peserta didik. Dalam peraturan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi sastra dimasukkan pada kurikulum pendidikan untuk menguatkan budaya literasi membaca dan berpikir kritis sehingga dapat mengembangkan empati dan wawasan peserta didik. Penelitian ini dilakukan di perpustakaan SMA Negeri 1 Kepanjen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu dengan memilih sampel dengan kriteria tertentu yang sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis keterpakaian koleksi karya sastra pada perpustakaan SMA Negeri 1 Kepanjen. Peneliti menggunakan jenis penelitiain deskriptif untuk mendeskrpsikan secara sistematis dengan faktual dan akurat mengenai keterpakaan koleksi karya sastra pada perpustakaan tersebut. Data yang didapat berupa informasi dari hasil observasi dan wawancara dengan pustakawan dan petugas perpustakaan yang akan dianalisis dengan mendeskripsikannya. Hasil dari penelitian ini keterpakaian koleksi karya sastra pada tahun 2023 sebanyak 379 eksemplar atau sama dengan 10.23% dari total 3.389 eksemplar. Berdasarkan hasil analisis penelitian yang telah diuraikan dapat disimpulakan bahwa intensitas penggunaan koleksi karya sastra masih cukup rendah. Keterpakaian koleksi menurun dikarenakan kurangnya koleksi yang diminati pemustaka pemustaka tertarik mengunjungi perpustakaan untuk membaca koleksi baru serta adanya pengaruh dari sumber daya digital dan audio visual. Maka dari itu perpustakaan perlu melakukan pengadaan koleksi yang berasal dari permintaan pengguna meningkatkan promosi perpustakaan menambah koleksi digital serta diadakannya kegiatan literasi rutin.