Skripsi
Analisis perbedaan penggunaan kampas rem standart dan non-standart pada rem roda depan sepeda motor terhadap jarak dan waktu pengereman / Ramada Imam Ghozali Mustaqim
Abstrak
Mustaqim Ramada Imam Ghozali. 2024. Analisis Perbedaan Penggunaan Kampas Rem Standart Dan Non-Standar Pada Rem Roda Depan Sepeda Motor Terhadap Jarak Dan Waktu Pengereman. Skripsi. Departemen Teknik Mesin dan Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Hasan Ismail S.Pd M.Sc Ph.D. Kata Kunci Sistem pengereman kampas rem standar kampas rem non-standar jarak pengereman waktu pengereman keamanan berkendara. Sistem pengereman adalah komponen penting yang berperan besar dalam meningkatkan keselamatan pengendara sepeda motor. Selain memberikan rasa aman dan nyaman sistem ini berfungsi melindungi pengendara baik dalam situasi normal maupun darurat. Mengingat risiko kecelakaan yang tinggi kualitas kampas rem menjadi aspek yang sangat utamakan. Penelitian menunjukkan bahwa kampas rem standart lebih baik dibandingkan kampas rem non-standar pada kecepatan 10-50 km/jam. Pada kecepatan 10 km/jam kampas rem standart membutuhkan jarak pengereman rata-rata 1 1 meter sedangkan non-standar memerlukan 1 33 meter. Pada kecepatan 50 km/jam kampas rem standart memerlukan 5 2 meter sementara non-standart membutuhkan 6 meter. Perbedaan utama antara kampas rem standart dan non-standart terletak pada kualitas bahan performa dan daya tahannya. Kampas rem standart menggunakan bahan berkualitas seperti karbon tembaga besi dan aluminium yang karbon dominan sehingga menghasilkan kekerasan lebih tinggi serta memberikan pengereman yang stabil dan baik. Sebaliknya kampas rem non-standar menggunakan bahan seperti asbes karbon alumunium dan besi dengan kandungan oksigen yang dominan sehingga memiliki kekerasan lebih rendah dan daya tahan yang kurang. Oleh karena itu berdasarkan hasil penelitian kampas rem standart lebih disarankan untuk digunakan karena jarak dan waktu pengeremannya yang lebih pendek dibandingkan kampas rem non-standar.