UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengembangan model problem mind mapping based learning (PMMBL) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar / Lita Ariyanti

Ariyanti, Lita - Nama Orang;

Abstrak
Penelitian ini didasari pada pentingnya keterampilan abad ke 21 salah satunya berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji informasi untuk merencanakan cara memecahkan masalah. Penelitian terdahulu dan fakta di lapangan menunjukkan bahwa berpikir kritis perlu ditingkatkan sehingga dibutuhkan suatu alternatif model pembelajaran yang mendukung keterampilan abad ke 21 salah satunya adalah model PBL. Model PBL memperoleh perhatian lebih dikarenakan merujuk kepada student centered learning (SCL) dapat membuat peserta didik mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki dirancang supaya siswa terbiasa untuk berpikir kritis. Model PBL memiliki beberapa isu yang menjadi perdebatan seperti durasi waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian suatu rangkaian tahapan PBL sehingga membutuhkan integrasi Mind Mapping untuk pembelajaran yang jauh lebih efektif dan efisien. Maka dari itu peneliti merumuskan sebuah judul penelitian ldquo Pengembangan Model Problem Mind Mapping Based Learning (PMMBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar rdquo . Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menghasilkan Model PMMBL dan bentuk operasionalnya untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis 2) Mengetahui kelayakan (valid praktis dan efektif) Model PMMBL dan bentuk operasionalnya 3) Menguji beda model PMMBL untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik sebelum dan sesudah implementasi Model PMMBL. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Dick amp Carrey. Tahapan model pengembangan terdiri dari delapan tahapan yaitu (1) Mengidentifikasi tujuan umum (2) Melakukan Analisis Pembelajaran (3) Menganalisis Pelajar dan Konteks Pembelajaran (4) Menulis Tujuan Khusus Pembelajaran (5) Mengembangkan Instrumen Pembelajaran (6) Mengembangkan Strategi Pembelajaran (7) Mengembangkan dan Memilih Bahan Ajar (8) Merancang dan Melakukan Evaluasi Formatif Pembelajaran (9) Revisi Pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Bandulan 02 Malang SDN Giripurno 02 Batu MI Alfatah Kabupaten Malang. Subjek penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar. Menguji beda keterampilan berpikir kritis sebelum dan sesudah implementasi model didapat dari hasil uji coba dengan memberikan pre test dan post test menggunakan metode eksperimental design one group Pretest-Posttest design. Hasil pretest dan posttest dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan paired-samples t test (Uji t). Pengujian tersebut digunakan untuk menentukan seberapa besar peningkatan yang dicapai. Sebelum paired-samples t test (Uji t) dilakukan beberapa syarat harus dipenuhi (1) uji normalitas data dengan uji statistik Kolmogorov Smirnov (2) uji homogenitas varian dengan pendekatan one-way ANOVA. Hipotesis penelitian diuji menggunakan analisis paired-samples t Test (Uji t) pada taraf signifikan alpha 0 05 jika persyaratan sudah memenuhi. Selanjutanya untuk mengetahui kategori peningkatan hasil belajar peserta didik nilai tes keterampilan berpikir kritis tersebut dianalisis menggunakan rumus n-gain. Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan bahwa berdasarkan validasi ahli dan implementasi secara skala kecil sampai skala besar dapat disimpulkan model Problem Mind Mapping Based Learning (PMMBL) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar valid praktis dan efektif sebagai model pembelajaran dan mengembangkan berpikir kreatif peserta didik kelas V Sekolah Dasar. Berdasarkan pernyataan di atas dapat dijabarkan sebagai berikut. 1) Hasil validasi buku model dinyatakan valid berdasarkan kriteria validitas hasil validasi RPP sangat valid berdasarkan kriteria validitas perangkat pembelajaran hasil validasi bahan ajar dinyatakan valid berdasarkan kriteria validitas perangkat pembelajaran hasil validasi LKPD dinyatakan valid berdasarkan kriteria validitas perangkat pembelajaran hasil validasi tes hasil belajar keterampilan berpikir kritis memperoleh kriteria valid hasil validasi lembar keterlaksanaan model PMMBL sangat valid berdasarkan kriteria validitas instrumen penilaian hasil validasi lembar pengataman keterlaksanaan pembelajaran sangat valid berdasarkan kriteria validitas instrumen penilaian hasil validasi lembar pengataman aktivitas peserta didik yang diberikan oleh kedua validator dinyatakan sangat valid berdasarkan kriteria validitas instrumen penilaian hasil validasi angket respon peserta didik dinyatakan valid berdasarkan kriteria validitas instrumen penilaian sehingga buku model dan komponen intrumen yang dikembangkan dinyatakan valid. 2) Uji coba skala terbatas menggunakan metode kualitatif dan pada kajian produk akhir uji lapangan teknik yang digunakan pada tahapan ini bersifat kuantitatif. Uji kepraktisan keterlaksanaan Problem Mind Mapping Based Learning (PMMBL) rerata total keterlaksanaan Model PMMBL yang diperoleh dikategorikan terlaksana keterlaksanaan Pembelajaran memperoleh kategori baik aktivitas peserta didik mendapat kategori baik. Uji Keefektifan Model Problem Mind Mapping Based Learning (PMMBL) memperoleh rata-rata persentase dengan kriteria baik. 3) Uji beda keterampilan berpikir kritis dapat disimpulkan ada perbedaan hasil belajar (keterampilan berpikir kritis) peserta didik sebelum dan sesudah diterapkan Problem Mind Mapping Based Learning (PMMBL). Hasil antara nilai pretest dan postest yang menunjukkan peningkatan setelah pembelajaran yang dilakukan oleh guru untuk mengukur berpikir kritis dengan menggunakan gain score nilai rerata n-gain pada SDN Bandulan 2 Malang SDN Giripurno 2 Batu dan MI Al-Fattah Kabupaten Malang dikategorikan tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model PMMBL dan bentuk operasionalnya layak digunakan dikatakan praktis dan efektif meningkatkan berpikir kritis peserta didik. Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan sebagai berikut. 1) Model PMMBL dan bentuk operasionalnya (RPP LKPD dan THB) serta instrumen penilaian (lembar pengamatan keterlaksanaan Model PMMBL lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran lembar pengamatan aktivitas peserta didik serta lembar angket respon peserta didik) layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik 2) Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan terhadap keterlaksanaan Model PMMBL keterlaksanaan pembelajaran dan aktivitas peserta didik Model PMMBL dikatakan layak (valid praktis dan efektif) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik 3) Hasil uji beda pretest dan posttest menunjukkan ada peningkatan hasil belajar (keterampilan berpikir kritis) peserta didik sebelum dan sesudah diterapkannya model PMMBL.


Informasi Detail
DDC
Rd 372.13 ARI p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Dasar, 2024.
Deskripsi Fisik
xxi, 288 lembar. : ilus. ; 30
Bahasa
Indonesia
No Reg
00040/RD/25
Edisi
Disertasi(Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2024
Subjek
1. PENDIDIKAN DASAR - BERPIKIR KRITIS
2. PENDIDIKAN DASAR - MODEL PEMBELAJARAN
3. BASIC EDUCATION - CRITICAL THINKING

Pembimbing
1. Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.si, M.ed.; 2. Dr. M. Ramli, M.a.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik