Disertasi
Pengembangan buku referensi geografi lingkungan / Fahrudi Ahwan Ikhsan
Abstrak
Buku referensi geografi lingkungan kunci pengembangan keilmuan geografi. Konten buku referensi dikembangkan dari hasil penelitian di Taman Nasional Meru Betiri sebagai laboratorium geografi lingkungan. Interaksi manusia lingkungan secara keruangan dengan dimensi spasial temporal memberikan pembahasan topik atau tema sesuai fenomena bagian eksplorasi ruang lingkup geografi lingkungan. Kawasan Taman Nasional Meru Betiri menjadi obyek penelitian konten dan dikembangkan dalam bentuk buku referensi geografi lingkungan. Ruang lingkup kajian geografi lingkungan secara konten dan sub bahasan menggunakan eksplorasi sintesis riset di Taman Nasional Meru Betiri sebagai sumber referensi. Bentuk substansi buku referensi geografi lingkungan sesuai konstruksi ruang lingkup urutan materi dan struktur teori pengetahuan yang menjadi logika keilmuan penelitian pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui urgensi kebutuhan buku referensi geografi lingkungan 2) Menghasilkan model buku referensi geografi lingkungan 3) Mengetahui efektivitas buku referensi geografi lingkungan. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan menggunakan model ADDIE (Analyze Design Develop Implement and Evaluate). Analyze kebutuhan buku referensi didasarkan pada hasil eksplorasi kurikulum geografi kebutuhan mahasiswa kebutuhan dosen matakuliah geografi lingkungan review buku geografi lingkungan dan perangkat pembelajaran. Design mengembangkan dilakukan dengan merancang model konseptual buku referensi dan merancang outline buku referensi sesuai hasil penelitian konten di Taman Nasional Meru Betiri. Develop proses mengembangkan produk buku referensi geografi lingkungan dan instrumen validasi (instrumen validasi konten materi instrumen validasi bahasa dan instrumen validasi desain) melibatkan pakar untuk menguji kelayakan buku referensi. Implement dilakukan dengan uji keterbacaan produk buku referensi geografi lingkungan dan ditindaklanjuti dengan quasi eksperimen. Evaluate dilakukan dengan Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan 41 mahasiswa pada kelas eksperimen untuk mengetahui efektivitas buku referensi geografi lingkungan setelah diimplementasi dalam perkuliahan. Analisis penelitian menggunakan teknik deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan buku referensi geografi lingkungan yang dikembangkan dengan model ADDIE berdasarkan penilaian validator atau pakar layak digunakan. Penilaian pakar terhadap buku referensi geografi lingkungan layak digunakan untuk perkuliahan secara konten bahasa dan desain sebagai konstruksi pengetahuan. Hasil implementasi buku referensi geografi lingkungan berdasarkan nilai pre-test dan post-test pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol dianalisis gain score atau selisih keduanya. Hasil analisis t-test menunjukkan nilai signifikansi 0 000 dan hasilnya lt 0 005. Hasil uji implementasi memberikan perbedaan hasil belajar yang berbeda kelas eksperimen yang mengggunakan buku referensi geografi lingkungan dan kelas kontrol sesuai sumber belajar dosen matakuliah di Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Jember. Hasil keunggulan buku referensi geografi lingkungan yang efektif karena menyajikan konten hasil sintesis riset di Taman Nasional Meru Betiri. Konten materi yang spesifik memberikan pembahasan ruang lingkup dengan penekanan transdisiplin ilmu geografi pendidikan dan pendidikan geografi yang memperkuat geocapabilitas. Sajian materi yang menunjukkan geografi pendidikan dan pendidikan geografi secara kontemporer mampu memperkuat keterampilan geografi atau literasi ekologi sesuai tantangan pembangunan berkelanjutan. Penelitian pengembangan buku referensi geografi lingkungan ini memperhatikan aspek ontologi epistemologi metodologi dan aksiologi berlandaskan filsafat geografi maupun filsafat sistem informasi geografis. Hilirisasi menjadi nilai aksiologi yang diharapkan dengan tujuan memberikan novelty sebagai sumbangan keilmuan berdasarkan pohon ilmu dan menghasilkan filsafat pendidikan geografi kontemporer sesuai paradigma teori pengetahuan. Saran untuk produk buku referensi ini perlu diimplementasikan selama satu semester dengan uji coba di perguruan tinggi lain.