Tesis
Gerakan literasi sekolah: implementasi dan peran orang tua dalam mendukung minat baca anak / Andrahady Noor
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di MIN 1 Kota Malang dan peran orang tua dalam mendukung minat baca anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru siswa dan orang tua serta observasi partisipatif terhadap kegiatan literasi di sekolah. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan melibatkan triangulasi sumber teknik dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MIN 1 Kota Malang telah berhasil mengimplementasikan sebagian besar indikator yang ditetapkan dalam buku panduan Capaian Program GLS. Sekolah telah menyediakan berbagai sumber daya pendukung literasi seperti perpustakaan sudut baca dan bahan bacaan yang beragam. Selain itu sekolah juga telah melaksanakan berbagai kegiatan literasi secara rutin baik pada tahap pembiasaan pengembangan maupun pembelajaran. Keterlibatan siswa dan guru dalam kegiatan literasi juga cukup tinggi. Selain itu penelitian ini juga menemukan peran penting orang tua dalam mendukung minat baca anak. Orang tua berperan sebagai model peran fasilitator dan motivator bagi anak dalam kegiatan membaca. Dukungan orang tua dalam menyediakan buku bacaan yang menarik menciptakan lingkungan literasi di rumah dan memberikan apresiasi terhadap minat baca anak telah sejalan dengan teori belajar sosial dan teori motivasi. Teori belajar sosial Vygotsky menjelaskan bahwa interaksi sosial termasuk dengan orang tua sangat penting dalam perkembangan kognitif anak. Sementara itu teori motivasi intrinsik menekankan pentingnya minat dan ketertarikan individu dalam suatu aktivitas yang dalam hal ini adalah membaca. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa GLS di MIN 1 Kota Malang telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan minat baca siswa. Namun perlu adanya upaya berkelanjutan untuk mengatasi tantangan yang ada dan meningkatkan kualitas implementasi GLS. Kolaborasi antara sekolah orang tua dan komunitas sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang minat baca anak.