Skripsi
Pola waktu aktivitas fisik dan tingkat kebugaran jasmani: studi kasus pada anak usia 7-12 tahun dengan perbedaan tingkat status sosio-ekonomi di Kabupaten Malang / Dewantara Kusuma Putra Wijaya
Abstrak
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola waktu aktivitas fisik dan tingkat kebugaran jasmani pada anak usia 7-12 tahun dengan perbedaan tingkat sosio-ekonomi di Kabupaten Malang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan analisis data korelasional. Sampel penelitian ini adalah siswa SDS Taman Siswa dan SDN 02 Dampit sejumlah 60 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner PAQ-C yang telah disebar. Sedangkan untuk tes kebugaran jasmani mengguanakan tes eurofit atas ijin orang tua dan sertifikat uji etik yang dikeluarkan Komisi Penelitian Kesehatan Politeknik Kemenkes Malang. Analisis.data.yang.digunakan yaitu metode kuantitatif deskriptif dengan korelasional. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata anak usia 7-12 tahun memiliki orang tua dengan penghasilan gt Rp. 1.500.000 anak usia 7-12 tahun di Kabupaten Malang memiliki pola waktu aktivitas fisik anak yang termasuk dalam kategori ldquo kurang rdquo dengan jumlah 32 atau 53% dengan tingkat sosio-ekonomi tergolong sangat tinggi 8 atau 18% tergolong tinggi dan sedang 11 atau 18% tergolong rendah dan sangat rendah1 atau 2%. Dan untuk tingkat kebugaran jasmani termasuk dalam kategori ldquo kurang rdquo pula dengan jumlah 19 atau 32% dengan tingkat sosio-ekonomi tergolong sangat tinggi 8 atau 13% tergolong tinggi 5 atau 8% tergolong sedang 3 atau 5% tergolong rendah 2 atau 3% dan tergolong sangat rendah 0 atau 0%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat sosio ekonomi sangat tinggi tinggi sedang rendah dan sangat rendah tidak mempengaruhi pola waktu aktivitas fisik dan tingkat kebugaran jasmani anak.