Skripsi
Evaluasi pengembangan Desa wisata berdasarkan kelayakan finansial (studi kasus: taman wisata Desa Jabung) / Abdul Kholiq Mahmud
Abstrak
Taman Wisata Desa Jabung memiliki segala potensi untuk mendukung perkembangan pariwisata. Meski bisnis tersebut mempunyai arah yang positif kinerja unit bisnis desa tersebut belum terukur dengan baik. Selama ini tidak ada evaluasi yang terstruktur terkait dengan perkembangan Taman Wisata Desa Jabung. Pengelola dan pemerintah desa hanya berdiskusi setiap minggu untuk mengevaluasi perkembangannya. Maka dari itu adapun tujuan penelitian ini dilakukan untuk untuk merancang rencana pengembangan dan menganalisis kelayakan pengembangan Taman Wisata Desa Jabung berdasarkan finansial guna meningkatkan performa bisnis tersebut. Penelitian ini menggunakan metode SOAR dan analisis kelayakan finansial. Perancangan pengembangan bisnis menggunakan pendeketan SOAR dan evaluasi finansial mencakup perhitungan NPV IRR Net B/C dan Payback Period. Pengumpulan data primer menggunakan teknik observasi dan wawancara. Sedangkan data sekunder didapatkan dari data keuangan wisata data historis pengunjung dan sumber ndash sumber referensi lainnya. Berdasarkan pendekatan SOAR ide pengembangan wisata adalah workshop kerajinan tanah liat diusulkan sebagai inisiatif pengembangan Taman Wisata Desa Jabung dengan konsep desa wisata berbasis edukasi. Melalui workshop ini pengunjung tidak sekadar berekreasi tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mempelajari proses pembuatan kerajinan mulai dari pemilihan bahan hingga finishing produk. Hasil dari evaluasi finansial menunjukkan bahwa Taman Wisata Desa Jabung layak dengan NPV positif sebesar Rp 557.623.996 IRR sebesar 237 4% Net B/C 5 87 dan Payback Period 5 Bulan 7 Hari.