Skripsi
Uji efektivitas ekstrak daun sawo kecik (manilkara kauki) terhadap mortalitas larva instar iii nyamuk aedes aegypti / Mufidah Aulia
Abstrak
Sawo kecik (Manilkara kauki) memiliki senyawa dominan flavonoid pada bagian daun yang dapat berperan sebagai racun pernapasan dan senyawa tanin yang dapat mengganggu penyerapan protein pada sistem pencernaan sehingga dapat menyebabkan kematian larva. Nyamuk Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak daun sawo kecik terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak kelompok (RAK). Populasi dalam penelitian adalah larva Aedes aegypti Instar III yang diperoleh dari telur yang dikoleksi dari lingkungan Universitas Negeri Malang. Data penelitian dianalisis homogenitas kemudian uji Anava dan uji lanjut Duncan untuk mengetahui perbedaan mortalitas antar konsentrasi dan dilakukan uji Probit untuk mendapatkan LC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi dan semakin lama waktu pengamatan semakin besar pula kematian larva dengan ditunjukkan presentase kematian paling rendah sebesar 5 6 % dan paling tinggi 86 4%. Hasil uji probit menunjukkan bahwa konsentrasi LC50 pada waktu pengamatan 48 jam sebesar 3140 ppm dan pada waktu pengamatan 72 jam sebesar 2447 ppm. Bersadarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sawo kecik berpotensi sebagai larvasida nabati.