Skripsi
Gambaran faktor risiko balita stunted di Kota Mojokerto tahun 2022 / Akbar Permana Dimas Putra
Abstrak
Stunted merupakan masalah gizi yang saat ini masih menjadi persoalan di Indonesia yang ditandai dengan hasil pengukuran PB/U atau TB/U berada dibawah ambang batas lt -2 SD sampai dengan lt -3 SD. Meskipun prevalensi stunted di Indonesia cenderung menurun namun prevalensi balita stunted di Kota Mojokerto mengalami kenaikan. Stunted dipengaruhi faktor langsung seperti status kecukupan energi dan riwayat penyakit menular serta elemen tidak langsung seperti tingkat pendidikan dan pekerjaan orang tua merupakan faktor yang berperan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pendidikan orang tua jenis pekerjaan mereka kecukupan energi serta riwayat penyakit menular pada balita yang mengalami stunting di Kota Mojokerto. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analisis data sekunder. Populasi dan sampel penelitian didasarkan pada data sekunder yang diperoleh dari dinas kesehatan Kota Mojokerto dan melibatkan sebanyak 154 balita stunted. Teknik analis data yang diterapkan ialah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pendidikan orang tua diatas 9 tahun memiliki presentase tinggi status pekerjaan orang tua memiliki presentase tinggi pada ayah yang bekerja dan presentase rendah pada ibu yang bekerja status kecukupan energi balita kategori stunted memiliki nilai rendah pada gizi kurang dan pada severely stunted memiliki nilai tinggi riwayat penyakit infeksi dengan terpapar penyakit infeksi memiliki presentase yang tinggi.