Skripsi
Analisis persediaan bahan kimia menggunakan metode eqonomic order quantity (eoq) dan metode just in time (jit) (Perumda air minum Tirta Ardhia Rinjani) / Lalu Muhammad Ahsanitaqwim
Abstrak
Dalam dunia industri keberhasilan produksi suatu perusahaan sangat bergantung pada manajemen persediaan bahan baku yang efisien dan terencana dengan baik. Manajemen persediaan tidak hanya memastikan kelancaran produksi tetapi juga berdampak pada efisiensi biaya operasional kualitas hasil produksi serta kepuasan pelanggan. Di sektor pengolahan air persediaan bahan kimia seperti kaporit tawas klorin dan polimer menjadi elemen kunci dalam proses produksi yang menjamin kualitas dan keamanan air bagi masyarakat. Pengelolaan persediaan bahan baku yang tepat tidak hanya berdampak pada kelancaran produksi tetapi juga secara langsung memengaruhi efisiensi biaya dan keberlanjutan operasional sektor pengolahan air. Berdasarkan berita yang beredar PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah sempat menghadapi masalah serius terkait pencemaran bahan kimia yang menyebabkan keracunan warga di wilayah Praya Barat . Pengendalian persediaan yang tidak efisien merupakan salah satu penyebab masalah tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan metode pengendalian persediaan bahan kimia menggunakan Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT). Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi metode terbaik dalam mengoptimalkan pengelolaan persediaan bahan kimia sehingga dapat meningkatkan efisiensi biaya mengurangi risiko kelebihan atau kekurangan stok serta memastikan keberlanjutan operasional. Metode EOQ digunakan untuk menghitung jumlah pemesanan optimal yang meminimalkan total biaya persediaan sedangkan JIT digunakan untuk mengoptimalkan efisiensi dan mengurangi pemborosan dengan memesan bahan hanya saat dibutuhkan. Data yang digunakan meliputi penggunaan pembelian dan persediaan bahan kimia pada tahun 2023. Analisis dilakukan untuk membandingkan total biaya persediaan dari masing-masing metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ mampu menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp3.950.032 hasil ini lebih kecil dibandingkan metode JIT sebesar Rp28.274.864 dan metode existing yang sudah dilakukan perusahaan sebesar Rp26.400.000. Metode EOQ terbukti dapat melakukan penghematan biaya persediaan sebesar 85% dari total biaya persediaan metode existing yang sudah dilakukan perusahaan. Dengan hasil ini dapat disimpulkan bahwa metode EOQ merupakan metode terbaik dalam pengendalian persediaan bahan kimia di Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani.